Tampilkan postingan dengan label Weekend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Weekend. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Mei 2014

Bakpao Coklat with Mixer and Non BP

Judulnya aneh banget ya???? hehehe...
Biar penasaran sih ya, tapi maaf buat yang udah jago nge-bakingnya, maaf banget...
Ini mah edisi malas dan coba-coba eh ternyata berhasil dan wenak. Seperti resep-resep aku sebelumnya, seluruh resep diperuntukkan bagi newbie yang masih belajar dan yang males hehehe.

Beberapa kali gagal bikin adonan dengan metode diuleni, membuat aku putus asa dong. Habisnya seperti tidak ada tenaga gitu buat uleni-uleni *ihh bahasanya. Sampailah pada saat temanku posting bakpao dan saat aku tanya trik menguleni adonan, dengan entengnya hanya dijawab "di-mixer" aja biar tidak capek. What?? Apa? Mixer? emang bisa? pengen nyoba.... dan bisa ternyata. Yeayyyy....
Terus diresep sebenarnya juga menggunakan BP alias Baking Power, berhubung aku lupa beli jadi enggak usah pake ya, alhamdulillah berhasil, semua doyan. Ayah, Kynan, bunda, tetangga depan agak sebelah juga kebagian. Alhamdulillah....
Oke cekidot resep Bakpao coklat dari teman aku, dan udah aku praktekin yaaa ....yaaa....


Bakpao Coklat
300 gram Tepung Terigu
60 gram Maizena
200 mL air dingin
2 sdt Fermipan
1 sdt garam
75 gram gula
20 gram susu bubuk
30 gram mentega
1/2 sdt BP (aku tidak pakai)

Caranya :
Campur semua bahan kecuali mentega, Uleni sampai tidak menempel di tangan. Diamkan sekitar 30-40 menit. Kempiskan adonan. Bulatkan dan isi dengan coklat blok atau mesis coklat. Diamkan lagi 10 menit, kemudian kukus dengan api sedang.

Bagian diuleni, aku pakai mixer dengan mata mixer yang "mlintir" apa ya sebutannya, pokok yang nge-roll itu loh. Di-mixer dengan kecepatan sedang sampai tinggi hingga tidak menempel pada wadah dan saat dipengan juga tidak menempel di tangan. Gampang kan?? Mungkin ini bisa membantu untuk "sebagian" orang Seyang bermasalah menguleni adonan seperti aku hehe.
Selamat mencoba









Jumat, 16 Mei 2014

Cita-citaku Setinggi Tanah

Cita-cita..
Siapa yang tidak punya cita-cita? Sepertinya punya semua ya. Mau cita-cita hebat setinggi langit, sampai yang sederhana yang biasa disebut dengan keinginan, kebanyakan dan hampir semua orang punya. Aku tidak begitu paham sih bedanya cita-cita dengan keinginan *buka kamus bahasa indonesia :p, yang jelas pasti harus ada usaha untuk mewujudkannya, yes??
Oke cukup..
Temans, karena aku ini tidak update dengan dunia perfilman dan perdramaan, atau sejenisnya...jadi suka tidak tahu ada banyak film bagus hehehe. Khususnya film dan drama Indonesia ya, habisnya udah ilfil saja saking banyaknya film dan drama yang "aneh" menurut versi aku. Ya aku tahu memang enggak semua kan, jadi kasihan film lokal yang bener-bener bagus. Seperti yang satu ini, film ini bagussss (menurut versi aku ya....). Sebagai orang yang menurut KTP udah dewasa, tapi tingkah laku dan face yang masih imut-imut ituuu, kayaknya "nohok mak jleb banget". Seperti diingatkan, 
"Wahai enggkau..jangan cuma cita-cita sajaaa, usaha!! usaha!!" hihihiiii..

pinjam dari sini
Tersebutlah Agus, seorang anak yang sederhana. Ayahnya bekerja di pabrik Tahu dan ibunya sebagai ibu rumah tangga yang pintar sekali memasak tahu bacem. Suatu hari Agus mendapatkan tugas dari Guru Bahasa Indonesia untuk membuat karangan yang bertema cita-cita. Teman-teman Agus memiliki cita-cita setinggi langit. Seperti menjadi tentara, artis, sampai cita-cita selalu berbuat baik agar mendapat pujian. Namun berbeda dengan Agus, cita-citanya setinggi tanah. Karena setiap hari makan dengan tahu bacem, dia bercita-cita makan makasan padang. Untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, Agus harus menabung, mencari keong kemudian dijual, sampai bekerja mengantar ayam ke restoran padang. Agus sampai kehilangan waktu bermain dengan teman-temannya, harus selalu mencari alasan tentang parttime-nya mengantar ayam kepada orang tuanya. Setelah uang dalam celengan bambunya cukup untuk membeli nasi padang, tak disangka uangnya malah jatuh ke dalam sumur. Namun dari kehilangan tersebut, Agus malah menemukan arti dan cita-cita yang sebenarnya. 

Film yang rilis pada Oktober 2012 ini cocok untuk anak-anak. Disutradarai oleh Eugene Panji ini menurutku diceritakan dari sudut pandang anak-anak. Ringan, sederhana dapat ditonton semua umur. Perjuangan Agus untuk mewujudkan cita-cita sederhananya ternyata tidak sederhana. Butuh perjuangan namun juga tidak terkesan yang susah sekali. Cocok untuk memotivasi anak kan? Untuk memotivasi aku juga cucok kok cinnn... hihiihiii. Apalagi saat Agus harus gagal makan nasi padang dan bagaimana harus menyikapinya. Berbesar hati, ikhlas, dan pasti akan ada hikmah dari semua kejadian. Paling suka saat mendengarkan nasehat dari Kakek dan neneknya... adem banget, jadi kangen sama Alm. mbah Kakung hikss. Memang tidaklah penting sebesar apa cita-cita kita, namun bagaimana membuat cita-cita itu terwujud nyata, oke sipp?? Recommended untuk ditonton ya :)

Dreams are never means to be writters, They are meant to be realized
-Cita-citaku setinggi tanah-

*mau kasih cuplikan tlailernya....tapi, dari tadi gagal terus :)


Jumat, 04 April 2014

Long Weekend


Postingan telat.. iyess betul sekali, biasa sedang sok sibuk diawal bulan :)
Padahal besok mau weekend ya, eh ini malah cerita long weekend yang kemarin, gak apalah yaa. 
Sabtu,
Karena belum memungkinkan untuk pulang kampung walaupun liburan panjang, terus kalau mau pergi keluar kota juga sangat-sangat jauh, jadi... kita sesama orang perantauan biasanya bikin kegiatan bareng-bareng, entah makan-makan atau hanya kumpul-kumpul biasa. Kumpul-kumpul berasa bersama keluarga lah. Kali ini kita berkumpul dengan teman-teman kantor si ayah. Memang sih teman-teman ayah banyak yang satu perumahan dengan kita. Ada 4 rumah, jadi ya tetangga ya teman kantor hehehe, acaranya kita mau rame-rame berenang. Janjian Jam 07.00 wita sudah berangkat dan ketemuan di pemandian air hangat Lombongo. Dari rumah kita cuzz jam 06.30 wita, berhubung aku males bawa bekal makanan, kita melipir dulu beli bubur ayam untuk Kynan dan nasi kuning untuk ayah bunda. Terus nyusul teman-teman. Sampai sana sudah ada yang datang ada yang belum juga sih. Sambil nunggu teman-teman yang lain, nyuapin Kynan buryam dulu lumayan habis setengah, gantiin baju dan si anak kecil sudah main minta nyebur saja. 

Enaknya disini, kebanyakan pemandiannya air panas, jadi enggak takut mereka kedinginan hehe. Airnya hangat alami dari gunung, kayak mengandung belerang gitu. Tapi untuk kolam yang untuk pemandian sudah steril dan sudah tidak berbau apapun, tinggal hangatnya saja. Kalau di Malang, mirip Pemandian Canggar gitu deh. Puas-puasin deh dek main airnya mumpung anget :). 

Selesai berenang, mandi dan ganti baju, nyuapin Kynan lagi, ngobrolllll sampai waktunya pulang. Sampai rumah makan siang kecuali kynan yang sudah kenyang habis berenang, nonton tipi sebentar dan hujanlah diluar sana. Akhirnya bobok saja :)

Kynan belajar berenang :)

Bersama teman-teman... 

Minggu
Si bundo sudah merasa endud nih, gegara Kynan sudah enggak full ASI (hanya malam saja) tapi makannya masih porsi busui hihihi. Jadiii ngajak ayah olahraga, lari dan senam, rencananya mau ke GOR Nani Wartabone tapi, pas tahu ada acara di Taman Kota, si bundo pun minta kesitu ajah. Yuppp ada acara Penyuluhan tentang Pemilu yang digagas oleh para Caleg Perempuan dari berbagai partai bekerja sama gitu ngadain acaranya sekalian kampanye Caleg Perempuan. Mereka ngadain Jalan sehat dan Zumba party.. wowww gak mau ketinggalan ya, Bundo ikut dong... Lah si ayah?? Karena acaranya di Taman Kota dan ada spot playgroundnya, sementara si ayah main sama Kynan disana duyu yaaa hihiiii...
Pulang senam... makan (dikit..) nasi kuning, lanjut ke Tempat Pelelangan Ikan, mau beli ikan tuna karena ayah ngidam sate tuna. Sampai rumah, istirahat sebentar terus beraksi membuat sate tuna, bunda yang bumbuin dan bikin sate, ayah yang bakar satenya sembari direcokin Kynan hihi. 
Malamnya keluar belanja susu di hypermart dan drama si Kynan yang rewel minta naik mobil-mobilan tapi ga mau naik...ih maksudnya gimana sih?? ya kayaknya ini anak mau minta nonton aje, dinaikin enggak mau, diajak pulang juga enggak mau hadeh... Nangis deh sepanjang jalan sampai rumah udah ketiduran :p


Posenya Kynan enggak banget hahaha.

Senin
Kita pesta durian, disini lumayan lah kalau musin lumayan murah, apalagi kalau beli di pelabuhan. Memang ya Gorontalo jarang ada buah-buahan, semua datang dari Sulawesi Tengah atau kalau enggak dari Manado Sulawesi Utara jadi murahnya jarang-jarang hohoho. Terus, rencanaya mau pergi ke rumah teman tapi si tuan rumah belum balas konfirmasi lagi ada di rumah apa enggak. Sambil nunggu ehhhh si ayah sama Kynan kompakan boboknya, yang sudah lah berhubung bundo belum berniat untuk bobok juga, jadi masak aja lah. Buka kulkas dan akhirnya jadilah Tahu brontak (sebutan di Malang yaaa...). Ituloh Tahu isi sayuran hihihiii. Lumayan enak, bangun tidur, Kynan dan ayah nyemil tahu brontak deh.
Alhamdulillah liburannya menyenangkan walaupun penuh dengan kesederhanaan hehehe. Semoga liburan besok juga menyenangkan yaa, Amin...
Happy Holiday :)


Duren Pagimana...


Tahu Brontak a.k.a Tahu Isi :)



Jumat, 17 Januari 2014

Nugget Ayam Sayur Homemade

Ternyata... sudah lama enggak nengok rumah kecil ini ya... Maklum lah, aku sedang sok sibuk karena pindahan kantor, horee kantor baru dan semoga bisa lebih cetar membahana ya kerjanya hihihi. Tapi eh tapi berhubung kantor baru, otomatis jaringan internetnya juga masih cenut-cenut cin *curcol :p. 

Kebetulan, liburan hari selasa kemarin, sedang rajin banget. Dari pagi sudah semangat buat masak. Masak.. bayangkan sodara-sodara... masak, berbekal brosing dan nanya teman akhirnya kuberanikan diri untuk praktek membuat Nugget ayam sayur homemade. Ya karena aku ini sering lupa dengan cara dan bumbu-bumbu masak dan akhirnya suka nanya muluuuu tiap mau masak lagi masakan yang sama, sampai-sampai yang ditanyain bosen hihihi jadi, kuputuskan untuk mendokumentasikannya disini hohoho. 
Jadi Kynan itu doyan banget yang namanya nugget, karena praktis dan cepat aku sering sedia nugget siap pakai di kulkas, biasanya buat sarapan pagi kalau lagi buru-buru. Nah si Kynan kan doyan tuh, ngeri juga kalau terlalu sering anak seumuran dia mengkonsumsi makanan yang berbahan pengawet kan.. apalagi si ayah itu cerewet banget kalau masalah yang beginian, iya sih untuk kebaikan memang :p, dan beliau juga pastinya lebih tahu bahaya dan efeknya secara kerjaannya neliti yang kayak-kayak gitu. 

Semua ibu pasti senengkan kalau lihat anaknya doyan makan? kayak prestasi tersendiri hahaha. Jadiii... aku suka kalau lihat Kynan makan nugget :p, walhasil ingin buat sendiri supaya lebih sehat, dan tidak perlu berpengawet. Ini sih resepnya random dari buanyak resep yang aku baca sampai bingung mau ngikutin yang mana hehehe. Jadiii jika anda ingin mencoba, silahkan namun gagal tidak ditanggung hahaha.


sedikit gosong pemirsa hihihi,

Bahan :
- Daging ayam giling kurang lebih 300gram
- Wortel diparut (aku pakai 2 buah ukuran sedang )
- Tepung terigu ( 2 sendok makan )
- Garam (sedikit juga)
- Telur
- Tepung panir/tepung roti

Bumbu :
- Bawang putih (2 buah )
- Merica (sedikit karena untuk kynan)
- Garam sedikit
Dihaluskan semuanya

Cara membuat :
- Panaskan kukusan
- Campur daging ayam giling, wortel parut, bumbu yang sudah dihaluskan, aduk rata
- Tambahkan tepung terigu, dan telur yang dikocok sedikit demi sedikit sampai adonan kalis, kemarin aku cukup setengah dari kocokan 1 butir telur,
- Tempatkan di wadah dan kukus sampai matang, kurang lebih 20 menit
- Diamkan sampai dingin, potong sesuai selera masukkan dalam kocokan telur terus lumuri dengan tepung roti sampai merata.
- Simpan di freezer dan siap digoreng

Selamat mencoba, Kynan doyan loh sampai dimakan tanpa nasi jadi cemilan hihihi.