Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2015

Kopdar Manis

Halo - halo....
Setelah liburan panjang dan mudik, langsung bertemu dengan segudang kerjaan hihii. Alhamdulillah kan yaaaa :D

Baru sempat pindah-pindah foto dan baru sempet nge-draf hupf keburu lupa dan basi ceritanya :p. Yang selalu dinanti dan didamba dari suatu hubungan itu adalah pertemuan kan ya, sama dengan blogger, pertemuan atau kopdar itu sangat-sangatlah istimewa. Apalagi blogger sekelas saya, jarang posting, jarang aktif di sosmed, tinggalnya jauh, yaa gak ngetop lah ya, bersyukur sih masih punya banyak teman. Kali ini saya janjian ketemu sama Blogger manis dari Kediri yang lagi menuntut ilmu di Malang. Siapa dia????? Ya benar....  nama topnya Silviana Apple.
Awalnya saya yang pengumuman kalau mau mudik dan liburan. Berbulan-bulan sebelum mudiknya terlaksana, saya sudah merencanakan kopdar sama Silvi, alhamdulillah kesampaian. 

Kita janjian di Ling Ling fruitbar, sudah pernah juga di review sama Silvi, coba deh cek ricek di blognya, kenapa disana? karena ya memang saya penasaran. Banyak banget teman-teman yang cerita tentang di Ling Ling, belum lagi setelah baca review dari Silvi, tambah kepikiran dong. Kita janjian jam 11.00 wib dan ternyata tempatnya belum buka. Sambil ber-WA sama Silvi, untuk menentukan kelanjutan tempat ketemuan kita, pindah atau nunggu (yang artinya panas, bawa Kynan yang udah rewel minta es). Kalau pindah, gagal dong ya saya nyobain si Es Lingling ini huhuhuuu. Akhirnya saat ada salah satu pelayannya keluar (demi untuk memenuhi hasrat sang istri), si ayah nanya jam buka dan minta ijin duduk nunggu walau tempatnya belum buka. Dannnn ternyata diijinkan yeayy, artinya saya tidak harus berdiri dipinggir jalan nunggu kan yaa whahaha. Semua beres dan ngabarin Silvi lagi untuk meluncur. Ternyata setelah kami, banyak juga yang nunggu :p

Dan akhirnya Silvi datang yeahhhh... bersama seseorang yang sering dia ceritain. Yes !! his name is Ilham hihiiii. Awalnya sempet takut bingung saja, mau ngobrol apa nantinya, pertama kali bertemu dan ternyata seru yaaa, ngobrolnya juga ga tahu apa pokoknya ngalirrr :). Apalagi baru tahu kalau Ilham dan ayah sama-sama berasal dari Probolinggo, jadi ya silahkan deh sana ngobrol sendiri, kita mau rumpi juga :p.

Silvi...lagi ngobrol apa ya kita ini? lupa hihiii
si om ini....Asyik ngobrol sama ayah mulu,..!! 
Silvi seperti di foto dan penampakan di blognya, terlihat pendiam dan santai, tapi ga pendiem juga sih, kayaknya ada saja ya bahan obrolan, dari cerita kuliah, teman sesama blogger, dan ribetnya ngurusin Kynan. Seru yaa, sayangnya kita tidak bisa lama. Silvi keburu kembali ke kampus dan kita juga mau nerusin jalan-jalannya. Oh ya Kynan dapat hadiah buku dari Tante mbak Silvi, makasih ya mbak, walaupun belum bisa baca, tapi Kynan jago kok akting bisa bacanya hahaha. Semoga lain kali kita bisa bertemu lagi yaaa. 

Tak lupa kami pepotoan dulu, karena ini bukan hoax hohoho. Indahnya nge-blog, bertemu teman,sahabat, sodara baru :D

Cheers... ihh kynan ihh
yeayyy, kopdar....

Menu Ling Ling Fruit Bar yang bikin penasaran, lupa nama lengkapnya ama, tapi esnya dibentuk kayak sajian mie ramen gitu hihii lucu dan kreatif yaa. Serunya di Ling Ling, kuah esnya dari juice buah, dan yang ini jus buah semangka diisi dengan potongan segala buah plus jelli lucu-lucu. Yang kedua adalah pesanan ayah. Berhubung kami bingung dengan banyaknya pilihan, biasanya kami akan memilih yang spesial saja, nama panjang judul makanannya juga lupa lagi duhhh maap yaaa, yang jelas dari juice buah sirsak yang lembut sekali. Kayak di salju wahahaa, trus warnanya bagus karena buahnya warna-warni, segerrr lihatnya. Satu lagi kita pesan Mochi durian, iya saya lagi jadi penggemar mochi hohhooo.

(es) mie ramen....

spesial Ling Ling, 

Mochi durian...doyan sayaaa :p

Tandas....
Semoga lain waktu bisa mampir lagi ya Ling Ling Fruit Bar :)


Rabu, 12 November 2014

Pantai Kondang Merak

Sudah lama kesimpan di draf, sayang saja kalau tidak jadi diposting. Jadi tidak apa-apa lah ya sedikit basi, apa?? sedikit? helloww ini kan cerita waktu mudik lebaran hahaha.

Mudik kemarin, salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Pantai Kondang Merak. Pantai ini berada di daerah Bantur Kab. Malang Jawa Timur. Berdekatan dengan pantai-pantai yang tersohor di Malang selatan seperti Pantai Balekambang, Bajul mati , dan masih banyak lagi. Saat liburan lebaran, tidak perlu diragukan lagi ramainya pantai-pantai ini. Memang, Pantai Kondang Merak tidak sebegitu terkenal dan ngetop seperti pantai yang lain, medan yang lumayan sulit dan jauh mungkin sebagai salah satu alasannya. Jalan menuju ke Kondang merak masih jalanan tanah atau makadam. Kondisinya sangat jelek, saat musim hujan bisa dibayangkan dong becek dan licin. Padahal pemandangannya tidak kalah indah dengan pantai lain. Garis pantainya lumayan panjang, pasirnya putih dan bersih, ombaknya juga tidak begitu besar karena ada terumbu karang yang besar sehingga ombak sudah terbelah terlebih dahulu oleh karang. Pengunjung jadi bisa lebih menikmati pantai karena tidak perlu terlalu khawatir dengan ombak besar. 

Baru datang, udah rame..
Tiket masuknya Rp.3000 perorang, untuk kendaraan ada tarif parkir Rp.5000 rupiah saja. Murah kan? dan pastinya tidak kecewa dengan indahnya Pantai Kondang Merak. Yang paling aku suka, pantainya rindang, jadi dipinggir pantai banyak pepohonan, teduh banget buat duduk menikmati angin laut yang sepoi-sepoi dan pemandangan bikin ngantuk :). Yang suka menjelajah juga pasti riang banget, hutannya itu masih asli banget sampai ngeri kalau bayangin malam hari hahaha. Tapi banyak kok para pemuda yang menginap camping ala-ala backpaker gitu.

Ga sabar... ganti baju langsung lari ke laut
Teduh.. gelar tikar.., Kynan  mau nyebur :)
Kynan giman kynan? Jangan tanya deh, dari awal datang sudah heboh minta mandi di laut. Dan Kynan sama sekali tidak takut dengan ombak, maunya nyemplung terus di laut hehehe. Ayah dan beberapa saudara sampai kewalahan tuh main sama Kynan. Akhirnya Kynan mau berhenti mandi karena diajak main layang-layang. Tapi saya tidak ikutan nyemplung, saya ibu dan bapak jadi penonton dan tukang foto hehehe. Kalau ayah Kynan sih sebenarnya tidak ikutan nyemplung juga tapi lah Kynannya sama siapa dong, mau gak mau ya harus nyemplung.

Pantai-pantai di Indonesia itu indah banget loh, asal tidak kotor saja hehehe. Disekitar pantai juga ada beberapa warung makan dan jualan baju-baju pantai gitu. Sayangnya disini tempat bilas dan toiletnya masih terbatas, sehingga antrinya puanjang. Kan tidak enak ya, badan udah lengket dengan air laut masih harus nunggu lama untuk bilasnya. Tempat sampah yang disediakan juga terbatas beruntunglah pengunjung sadar jadi mereka masih mengumpulkan sampah-sampah dipinggir, bukan ditinggal begitu saja. Semoga pengelolah lebih tanggap sih buat meyediakan tempat-tempat umum yang vital seperti itu dan lebih merawat lagi pantainya sehingga tetap lestari tuh indahnya pantai :)
Alhamdulillah bisa berkumpul dengan keluarga dan menikmati indahnya ciptaan-Nya. Tidak sabar untuk mudik lagi dan jalan-jalan tentunya :)

susah difoto... mau nyebur mulu..
Ayah sampai monyong bilangin Kynan hahaha..

Dila dan Nia... sun bathing hahaha, gosong...

Kejar aku.... aku mau berenang.. :D
Cheers......
Perjuangan seorang ayah hahaha...
Akhirnya mau juga berhenti berenang


Jumat, 04 April 2014

Long Weekend


Postingan telat.. iyess betul sekali, biasa sedang sok sibuk diawal bulan :)
Padahal besok mau weekend ya, eh ini malah cerita long weekend yang kemarin, gak apalah yaa. 
Sabtu,
Karena belum memungkinkan untuk pulang kampung walaupun liburan panjang, terus kalau mau pergi keluar kota juga sangat-sangat jauh, jadi... kita sesama orang perantauan biasanya bikin kegiatan bareng-bareng, entah makan-makan atau hanya kumpul-kumpul biasa. Kumpul-kumpul berasa bersama keluarga lah. Kali ini kita berkumpul dengan teman-teman kantor si ayah. Memang sih teman-teman ayah banyak yang satu perumahan dengan kita. Ada 4 rumah, jadi ya tetangga ya teman kantor hehehe, acaranya kita mau rame-rame berenang. Janjian Jam 07.00 wita sudah berangkat dan ketemuan di pemandian air hangat Lombongo. Dari rumah kita cuzz jam 06.30 wita, berhubung aku males bawa bekal makanan, kita melipir dulu beli bubur ayam untuk Kynan dan nasi kuning untuk ayah bunda. Terus nyusul teman-teman. Sampai sana sudah ada yang datang ada yang belum juga sih. Sambil nunggu teman-teman yang lain, nyuapin Kynan buryam dulu lumayan habis setengah, gantiin baju dan si anak kecil sudah main minta nyebur saja. 

Enaknya disini, kebanyakan pemandiannya air panas, jadi enggak takut mereka kedinginan hehe. Airnya hangat alami dari gunung, kayak mengandung belerang gitu. Tapi untuk kolam yang untuk pemandian sudah steril dan sudah tidak berbau apapun, tinggal hangatnya saja. Kalau di Malang, mirip Pemandian Canggar gitu deh. Puas-puasin deh dek main airnya mumpung anget :). 

Selesai berenang, mandi dan ganti baju, nyuapin Kynan lagi, ngobrolllll sampai waktunya pulang. Sampai rumah makan siang kecuali kynan yang sudah kenyang habis berenang, nonton tipi sebentar dan hujanlah diluar sana. Akhirnya bobok saja :)

Kynan belajar berenang :)

Bersama teman-teman... 

Minggu
Si bundo sudah merasa endud nih, gegara Kynan sudah enggak full ASI (hanya malam saja) tapi makannya masih porsi busui hihihi. Jadiii ngajak ayah olahraga, lari dan senam, rencananya mau ke GOR Nani Wartabone tapi, pas tahu ada acara di Taman Kota, si bundo pun minta kesitu ajah. Yuppp ada acara Penyuluhan tentang Pemilu yang digagas oleh para Caleg Perempuan dari berbagai partai bekerja sama gitu ngadain acaranya sekalian kampanye Caleg Perempuan. Mereka ngadain Jalan sehat dan Zumba party.. wowww gak mau ketinggalan ya, Bundo ikut dong... Lah si ayah?? Karena acaranya di Taman Kota dan ada spot playgroundnya, sementara si ayah main sama Kynan disana duyu yaaa hihiiii...
Pulang senam... makan (dikit..) nasi kuning, lanjut ke Tempat Pelelangan Ikan, mau beli ikan tuna karena ayah ngidam sate tuna. Sampai rumah, istirahat sebentar terus beraksi membuat sate tuna, bunda yang bumbuin dan bikin sate, ayah yang bakar satenya sembari direcokin Kynan hihi. 
Malamnya keluar belanja susu di hypermart dan drama si Kynan yang rewel minta naik mobil-mobilan tapi ga mau naik...ih maksudnya gimana sih?? ya kayaknya ini anak mau minta nonton aje, dinaikin enggak mau, diajak pulang juga enggak mau hadeh... Nangis deh sepanjang jalan sampai rumah udah ketiduran :p


Posenya Kynan enggak banget hahaha.

Senin
Kita pesta durian, disini lumayan lah kalau musin lumayan murah, apalagi kalau beli di pelabuhan. Memang ya Gorontalo jarang ada buah-buahan, semua datang dari Sulawesi Tengah atau kalau enggak dari Manado Sulawesi Utara jadi murahnya jarang-jarang hohoho. Terus, rencanaya mau pergi ke rumah teman tapi si tuan rumah belum balas konfirmasi lagi ada di rumah apa enggak. Sambil nunggu ehhhh si ayah sama Kynan kompakan boboknya, yang sudah lah berhubung bundo belum berniat untuk bobok juga, jadi masak aja lah. Buka kulkas dan akhirnya jadilah Tahu brontak (sebutan di Malang yaaa...). Ituloh Tahu isi sayuran hihihiii. Lumayan enak, bangun tidur, Kynan dan ayah nyemil tahu brontak deh.
Alhamdulillah liburannya menyenangkan walaupun penuh dengan kesederhanaan hehehe. Semoga liburan besok juga menyenangkan yaa, Amin...
Happy Holiday :)


Duren Pagimana...


Tahu Brontak a.k.a Tahu Isi :)



Jumat, 28 Maret 2014

Panas dan Pohon


Gorontalo merupakan daerah yang beriklim lumayan panas. Baiknya, panas karena memang cuaca bukan karena polusi udara, karena disini memang masih jarang pabrik atau industri-industri yang memproduksi asap. Kebanyakan polusi udara ya dari kendaraan yang berlalu lalang, karena dekat dengan laut juga sih membuat bertambah panas. Dulu saat pertama datang, sangattt tersiksa, apalagi aku berasal dari daerah yang lumayan lebih dingin dari Gorontalo. Perlu penyesuaian yang lumayan lama. Awalnya aku sering ngomel-ngomel enggak jelas kenapa disini jarang sekali ditemukan pohon-pohon yang rimbun, yang bisa sedikit mengurangi panasnya sang surya, ya mungkin memang tanahnya atau apalah gitu ya, memang sih dijalan-jalan tertentu saat pertama datang para pohon itu masih kecil-kecil mungkin baru saja ditanam hehehe. Sekarang menurutku pepohonan sudah lebih banyak, dijalan-jalan tertentu juga namun lumayan mengurangi panas yang membara. Sedikit sejuk dan tidak silau.

Lapangan Buladu
Di dekat tempat kami tinggal ada lapangan, bisa disebut begitu karena banyak anak-anak yang main bola hehehe. Sebenarnya cukup kaget karena ditempat yang lumayan dalam kota masih ada tempat seperti ini. Lapangannya berada didepan Rumah Sakit Otanaha, diseberangnya juga ada kantor Kecamatan Buladu. Setahuku lapangan ini tidak pernah dipakai bertanding sepoak bola hanya main-main saja. Sejuk sekali, dikelilingi pohon-pohon besar yang rindang, di pinggir-pinggir lapangan disediakan tempat duduk beton permanen, terus disudut lapangan juga terdapat tempat untuk refleksi kaki gitu. Batu-batu disusun terus kita berjalan diatasnya tanpa alas kaki. Sakit sih hohoho. Terusss kalau sore suka ada anak-anak main bola dan berjejer macem-macem jajanan. Biasanya setelah pulang kerja, aku ajak Kynan main-main kesitu. Si Kynan lari-lari, emaknya beli jajanan hehehe. Sejuk sekali, udara sore plus rindangnya pepohonan membuat rasa yang lain. 
Banyak yang main bola

ini nih pojok refleksi :)
Lagi ngapain pak?? :p
Begitu berartinya para pohon ini ya, aku suka dengan pohon. Sebisa mungkin yuk mari kita jaga pohon yang ada, dan yukk tanam pohon atau tanaman yang lain supaya udara disekitar kita sehat dan segar. Oh iya... musim pemilu ini, jadi sering membaca tulisan teman-teman tentang fenomena caleg yang memasang gambar mereka di pohon dengan asal tancap paku. Miris sekali ya, kasihan para pohon itu, semenjak itu aku jadi sering memperhatikan hal tersebut, ternyata di Gorontalo jarang loh yang memasang gambar caleg dengan dipaku dipohon. Bukan berarti enggak ada sih, cuma enggak banyak saja :). 

Waktu kita duduk-duduk, tiba-tiba si Kynan bilang ke ayahnya sambil nunjuk.. "Ohon..."
Sepertinya ini anak takjub sekali lihat pohon yang besar-besar dan rindang. Dan diulang-ulang terus kata-kata itu hehehe...
" Iya nak itu pohon, sayangi pohon ya... Supaya udara sekitar kita menjadi sehat.... " :)

ehhh tapi, aku masih bingung kalau mau menanam pohon di halaman rumah yang bagus apa ya?? yang akarnya tidak merusak bangunan gitu, selama ini hanya tanaman-tanaman pendek saja yang ditanam eh ada buah naga sama buah sirsak sih yang tinggi :p, Ada yang bisa kasih ide???

"Ohon...."

Ayah...







Selasa, 18 Maret 2014

Oleh-oleh Makassar : Mantao Pare

Saat pulang dari bepergian, kurang lengkap rasanya tanpa membawa buah tangan untuk yang yang di rumah. Bisa berbentuk pernak-pernik yang menarik ataupun makanan khas dari daerah yang dikunjungi. Beberapa minggu kemarin giliran aku yang harus ber"oleh-oleh" ria. Sebenarnya bingung juga saat datang ke toko oleh-oleh di Makassar, rasanya semuanya ada di Gorontalo. Dan rata-rata sudah pernah mencicipi, ya bagaimana tidak di kantor memang banyak yang berasal dari Makassar hehe. Sampai aku melihat roti Mantao Pare. Penasaran sih, karena kue ini jarang dibawa oleh teman-teman, akhirnya saya membeli beberapa Mantao Pare untuk oleh-oleh.

Mantao Pare boleh langsung dimakan, tapi aku suka digoreng :)

Salah satu oleh-oleh dari Makassar yaitu Mantao Pare, sebenarnya ini oleh-oleh khas dari daerah Pare-pare namun sekarang sudah bisa didapatkan di Kota Makassar. Menurutku Mantao ini menarik, hampir sama dengan roti, terbuat dari terigu namun warna dan bentuknya menyerupai bakpao yang dibungkus plastik. Mantao Pare dapat dimakan langsung sambil minum teh atau kopi, namun lebih lezat apabila digoreng atau dikukus terlebih dahulu. Dan aku baru tahu (jadi belum nyoba) kata temanku Mantao juga enak dimakan dengan keju, selai, coklat, atau yang lainnya sesuai selera. 

Aku mencoba mengolah Mantao dengan digoreng dan dikukus saja. Enak menurutku... Gurih, tidak terlalu manis. Saat digoreng gunakan api kecil, aku memotong sebesar "tempe" goreng supaya renyah sampai dalam. Goreng hingga kecoklatan. Rasanya gurih dan kriuk, enak...

Aku juga mencoba Mantao Kukus, mirip dengan bakpao tapi berukuran kecil hehehe. Namun karena Mantao bukan bakpao jadi tentunya tetap berbeda. Saat dikukus, Mantao menjadi sangat lembut, empuk, enak pokoknya, mirip marsmellow (ehh gitu kah tulisannya? hihi ) tapi versi hangat ya.. Cocok sekali untuk menemani nge-teh di sore atau pagi hari. 

Mantao digoreng :)

Mantao Kukus :)

Kebetulan yang aku beli yaitu Mantao Pare produksi Sinar Terang. Sebenarnya toko ini berada di Pare-pare sana, namun sejak September 2012 sudah membuka toko di kota Makassar. Selain itu Mantao Pare Sinar Terang juga sudah banyak tersebar di toko-toko oleh-oleh sekitar Makassar. Harganya juga cukup terjangkau. Satu bungkus mika berisi 9 potong Mantao seharga 22.000. Jika berkunjung ke Makassar boleh dicoba Mantao Pare untuk oleh-oleh. Mudah diolah, dan unik pastinya :)


 







Kamis, 02 Januari 2014

Welcome 2014

Alhamdulillah..
Postingan pertama di 2014,
Bagaimana cerita tahun barunya?? Walaupun kami tidak mengkhususkan acara tahun baru, tapi selalu ada cerita dong tentunya. Yup tahun baru ini benar-benar lempeng dan sepi di rumah kami. Ya biasanya juga sepi sih, tapi setidaknya masih ada rame-ramenya. Kalau tahun lalu masih ada acara kumpul-kumpul tetangga, untuk kali ini tidak. Sebenarnya ada acara di kantor berkumpul dengan teman-teman. Berhubung si ayah agak enggak enak badan dan si Kynan juga parno banget mendengar suara kembang api dan petasan, jadi kita ke kantor sebentar untuk mengantar kacang dan pisang yang menjadi tugasku, dan langsung pulang. Biasanya walaupun enggak secara special menyambut tahun baru, aku habiskan malam tahun baru dengan menonton tivi. Tapi kali ini, jiwa emak-emaknya terpanggil dong. Setelah bobokin Kynan, masih sempat nonton sebentar acara tahun barunya mas "Ariel Noah" benar-benar cuma sebentar, dan sudah ketiduran saja di depan tivi hahaha. Terus dibangunin si ayah buat pindah ke kamar :p

Karena sering melihat kartu-kartu ucapan tahun baru yang lucu-lucu, aku berencana ingin membuat foto bernuansa tahun baru sendiri. Sudah diniatin sih dari malamnya sudah beli terompet dan topi untuk pelengkap biar nuansanya tahun baru gitu. Tapi... apakah berhasil??? ohhh tentu tidak hahaha,
Arek cilik, mungil nan cantik jelita ini sudah susah banget kalau diajak foto yang diatur-atur gitu, maunya ya semaunya dia gitu lah. Walhasil season foto keluarga nuansa tahun baru pun gagal, yang ada cuma fotonya Kynan sendiri dan itu pun enggak memuaskan, tapi tak apalah hahaha. Akhirnya aku badmood, Kynan juga sudah males, si ayah juga jadi gagal deh. Ya jadi maklum kalau foto baby di studio itu mahal, karena memang susah sih :p. Siangnya kita jalan-jalan ke mall, supaya si Kynan (dan emaknya) enggak bosan di rumah terus.





tanda-tanda tomboy kah?? :)


Bagaimana 2013??
Alhamdulillah, tahun 2013 yang penuh warna, Puji syukur nikmat yang selalu dilimpahkan-Nya. Kesehatan, kebahagian, keluarga, pekerjaan, materi dan semuanya sangatlah luar biasa. Kita bersyukur bisa melewati dengan baik, ada Kynan bersama kita memberikan warna dan pembelajaran yang sangat luar biasa.

Apa resolusi tahun ini??
Kalau resolusi itu doa, sudah pasti buayak sekali doa yang aku minta. Dan capek pasti saat harus di-list soalnya suka spontan minta apa hihihi kayak ulang tahun saja ya, yang jelas kita enggak tahu apa yang akan terjadi esok hari dan esoknya lagi. Yang kita tahu selalu berharap bisa lebih baik untuk hari-hari mendatang kan teman?? jadi bismillah dan selalu bersyukur, semoga 2014 juga akan seindah dan lebih indah dari sebelumnya amin. Apalagi sangat malu saat sering membaca quote teman-teman yang bertebaran kalau "Resolusi tanpa action itu hanya omong kosong" hehehe. Semoga cepat ada action untuk beberapa keinginan di tahun ini, aminn :)

1. Mau nge-blog yang rajin dan enggak tergantung wifi kantor hihihi. Ada yang mau kasih saran?? pakai provaider apa ya yang wuss tapi bersahabat dengan kantong??  :)
2. Nabung, buat jalan-jalan yang ada naik kereta apinya. Rencana kita sih Jogja terus pulangnya naik kereta ke Malang. NB.ayahnya Kynan enggak pernah naik kereta hahaha, biar nanti saat Kynan sudah mengerti, dan bertanya rasanya naik kereta api ayahnya bisa jawab hihihi.
3. Tepat waktu menyelesaikan pekerjaan. Susah?? semoga tidak ya.. 
4. Belajar masak
5. Menjadi anak, ibu dan istri yang..... terbaik untuk mereka tentunya :)

Semoga 2014 menjadi berkah dan barokah amin :)


ngambek, capek ya Kyn... :p

Senin, 16 Desember 2013

Petualangan ke Pulau Ponelo

Kebanyakan orang pasti suka ya jalan-jalan. Ini cerita lama sih, tetapi baru ketemu file fotonya. Asyik sekali kalau bekerja sembari jalan-jalan kan? hehehe. Beberapa bulan yang lalu, aku dan beberapa teman kantor sedang melakukan pemantauan tentang suatu penyakit pada ternak khususnya sapi. Saat tahu daerah yang dituju adalah pulau, agak gimana gitu rasanya. Sudah sangat-sangat lama sekali tidak pernah naik yang namanya kapal laut. Terakhir naik kapal laut saat mau study tour ke Bali jaman SMA. Rombongan kami berangkat pagi hari untuk efektifitas waktu. Nama daerahnya Pulau Ponelo, dari Kota Gorontalo menuju ke Pelabuhan Kwandang memakan waktu sekitar 2jam. Sesampai di Pelabuhan, sudah bersandar kapal laut apa ya, lupa namanya. Sudah terbayang pasti seru dan enggak ada horor-horornya, secara kapalnya bagus dan daerahnya pun tidak terlalu jauh. Kami bergabung dengan petugas dinas setempat yang sudah tiba terlebih dahulu di pelabuhan. Mereka menjadi patner kami.

 Dan….ternyata aku salah besar temans. Lupakan berada diatas kapal laut seperti Kate winslet ya, karena ternyata kita naiknya perahu. Yess perahu kecil yang ada motor penggeraknya begitulah. Nah kalau yang ini, horor banget sodara-sodara. Perahu panjang dengan nakoda dibelakangnya yang bertugas mengoperasikan motor penggerak serta arah perahu tersebut. Tempat duduk penumpangnya berjajar kebelakang, satu perahu hanya menampung 5-6 orang plus nakodanya. Yang bikin horor itu dekatnya jarak duduk kita dengan lautan, tinggal mengulurkan tangan sudah bisa “obok-obok” lautan, dan goyang-goyangya itu loh menambah horor hehe. Untuk yang sudah terbiasa sih enggak masalah ya, aku?? sudah tidak pernah naik perahu, tidak bisa berenang pula, lengkap kan? Kynan nanti belajar renang ya nak...:p

Dikira naik yang ini :)

ternyata yang ini :)

Rombongan pertama sudah berangkat, ngeri sih lihatnya tapi saat naik sendiri ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Ya memang goyang-goyang, apalagi keadaan mesin perahu belum dinyalakan, jadi bergoyang kekanan dan ke kiri mengikuti gelombang air laut. Setelah semua penumpang naik, ternyata tidak bisa langsung dinyalakan mesinnya. Perahunya harus didorong terlebih dahulu  agak menjauh dari dermaga, mencari kedalaman tertentu. Kata bapaknya takut baling-baling motor penggeraknya patah kalau terlalu dangkal. Saat mesin sudah menyala, mari kita nikmati perjalanan dan jangan mabuk laut ya hehehe.  Banyak terdapat pulau-pulau kecil disekitar sana, dikelilingi oleh tanaman bakau. Udara yang semilir, langit cerah, dan kami pun tidak lupa bernarsis ria. Itu penting ya?? Betul, penting sekali hehe.

Enjoy yaaa :)


hijaunya segerr..


narsis :)

Perahu tetangga :)
Sekitar 30 menit perjalanan, kami sampai di Pulau Ponelo. Dan perahu tidak bisa mendekat karena terlalu dangkal. Sehingga kita harus turun dan berjalan berlahan kearah daratan. Sungguh pengalaman pertama yang tak terlupakan. Perjalanan kami dilanjutkan dengan berjalan kaki, mengapa tidak memakai kendaraan? Sebentar lagi akan terjawab pertanyaan itu.


Pulau Ponelo tidak begitu besar, tidak tahu persis sih berapa luas dan jumlah penduduknya, trus kok tahu enggak besar? Ngarang ya? Ehm.. enggak juga, Cuma nebak saja hehe, soalnya saat kita datang, kita berada disebelah selatan pulau dan saat kita pulang nanti, kita pergi dari sebelah utara. Bayangkan! Berarti kita sudah jalan melintasi pulau kan? Dan itu tidak terlalu jauh, ya jauh sih tapi enggak yang sangat-sangat jauh lah pokoknya. Terus, kondisi jalanan yang rusak serta berbukit-bukit salah satu alasan tidak banyak dan hampir tidak ada kendaraan. Lebih save dengan berjalan kaki. Karena sepanjang di pulau itu, kita juga tidak bertemu dengan mobil satu pun. Motor sepertinya ada, tapi terparkir didepan rumah orang. Keren banget deh warga disini, serba terbatas tapi selalu enjoy dengan kehidupannya. Mereka terlihat gembira dan baik-baik saja. Ternak-ternak mereka juga terawat dengan baik. Keren kan. Oh ya disini katanya kalau mau sekolah tingkat SMA sederajat harus ke Gorontalo alias keluar pulau. Dan ternyata banyak loh yang bersekolah dijenjang SMA sederajat, aku bertemu beberapa anak-anak SMA sedang akan naik perahu. Saat ditanya, Apakah tidak jauh?? kata mereka enteng.. “kan dekat kak, tinggal jalan dari rumah dikit terus naik perahu 3000 rupiah sampai di gorontalo, naik perahunya juga sebentar kok”. *angkat jempol buat mereka.




baris yang rapi yaa,


semangat-semangat :)

Disana kami bertemu dengan beberapa kelompok peternak sapi di beberapa lokasi yang berbeda. Lumayan pegel dan gempor deh ini kaki, karena semua ditempuh dengan berjalan dengan medan yang cihuyy banget. Enaknya sih cuaca agak mendung, berjalan bersama teman-teman disertai “guyonan” tidak terasa. Setelah selesai semua pekerjaan, kita pulang menuju Utara pulau ini, karena apabila balik ketempat awal terlalu jauh, jadi PP dong lintas pulaunya J. Kembali menenteng sandal yang sudah sangat kotor menuju perahu, dilanjutkan duduk manis menikmati awan putih dudududu. Terlihat perahu tetangga tetap semangat bernarsis ria hehehe.

pulang.. :)

Narsis lagi :)

Ngapain sih di pulau? Ya.. kita mencari sapi-sapi yang ada di Gorontalo. Sebenarnya sampel sih, dan yang kena giliran salah satunya daerah Poneo Kab.Gorontalo Utara. Disana kita mengambil sampel darah sapi yang selanjutnya akan dites serumnya apakah si sapi terinfeksi virus BVD. Apa itu BVD? BVD singkatan dari Bovine Viral Diarrhea. Merupakan penyakit hewan ternak yang salah satunya bisa menyebabkan keguguran apabila sapi tersebut hamil, dan ini bisa menular ke manusia. Untuk lebih jelasnya nanya mbak Google saja ya, karena bukan bidang aku juga sih. Jadi cuma tahu sedikit *ngeles.
Alhamdulillah daerah tersebut aman dari virus ini. Semoga daerah lain di Indonesia juga demikian, amin. Alhamdulillah berkesempatan berkunjung ke Pulau Ponelo, semoga berkesempatan berkeliling Indonesia dan juga dunia hehehe amin J