Gorontalo merupakan daerah yang beriklim lumayan panas. Baiknya, panas karena memang cuaca bukan karena polusi udara, karena disini memang masih jarang pabrik atau industri-industri yang memproduksi asap. Kebanyakan polusi udara ya dari kendaraan yang berlalu lalang, karena dekat dengan laut juga sih membuat bertambah panas. Dulu saat pertama datang, sangattt tersiksa, apalagi aku berasal dari daerah yang lumayan lebih dingin dari Gorontalo. Perlu penyesuaian yang lumayan lama. Awalnya aku sering ngomel-ngomel enggak jelas kenapa disini jarang sekali ditemukan pohon-pohon yang rimbun, yang bisa sedikit mengurangi panasnya sang surya, ya mungkin memang tanahnya atau apalah gitu ya, memang sih dijalan-jalan tertentu saat pertama datang para pohon itu masih kecil-kecil mungkin baru saja ditanam hehehe. Sekarang menurutku pepohonan sudah lebih banyak, dijalan-jalan tertentu juga namun lumayan mengurangi panas yang membara. Sedikit sejuk dan tidak silau.
![]() |
| Lapangan Buladu |
![]() |
| ini nih pojok refleksi :) |
![]() |
| Lagi ngapain pak?? :p |
Waktu kita duduk-duduk, tiba-tiba si Kynan bilang ke ayahnya sambil nunjuk.. "Ohon..."
Sepertinya ini anak takjub sekali lihat pohon yang besar-besar dan rindang. Dan diulang-ulang terus kata-kata itu hehehe...
" Iya nak itu pohon, sayangi pohon ya... Supaya udara sekitar kita menjadi sehat.... " :)
ehhh tapi, aku masih bingung kalau mau menanam pohon di halaman rumah yang bagus apa ya?? yang akarnya tidak merusak bangunan gitu, selama ini hanya tanaman-tanaman pendek saja yang ditanam eh ada buah naga sama buah sirsak sih yang tinggi :p, Ada yang bisa kasih ide???
![]() |
| "Ohon...." |
![]() |
| Ayah... |





