Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Mei 2014

Cita-citaku Setinggi Tanah

Cita-cita..
Siapa yang tidak punya cita-cita? Sepertinya punya semua ya. Mau cita-cita hebat setinggi langit, sampai yang sederhana yang biasa disebut dengan keinginan, kebanyakan dan hampir semua orang punya. Aku tidak begitu paham sih bedanya cita-cita dengan keinginan *buka kamus bahasa indonesia :p, yang jelas pasti harus ada usaha untuk mewujudkannya, yes??
Oke cukup..
Temans, karena aku ini tidak update dengan dunia perfilman dan perdramaan, atau sejenisnya...jadi suka tidak tahu ada banyak film bagus hehehe. Khususnya film dan drama Indonesia ya, habisnya udah ilfil saja saking banyaknya film dan drama yang "aneh" menurut versi aku. Ya aku tahu memang enggak semua kan, jadi kasihan film lokal yang bener-bener bagus. Seperti yang satu ini, film ini bagussss (menurut versi aku ya....). Sebagai orang yang menurut KTP udah dewasa, tapi tingkah laku dan face yang masih imut-imut ituuu, kayaknya "nohok mak jleb banget". Seperti diingatkan, 
"Wahai enggkau..jangan cuma cita-cita sajaaa, usaha!! usaha!!" hihihiiii..

pinjam dari sini
Tersebutlah Agus, seorang anak yang sederhana. Ayahnya bekerja di pabrik Tahu dan ibunya sebagai ibu rumah tangga yang pintar sekali memasak tahu bacem. Suatu hari Agus mendapatkan tugas dari Guru Bahasa Indonesia untuk membuat karangan yang bertema cita-cita. Teman-teman Agus memiliki cita-cita setinggi langit. Seperti menjadi tentara, artis, sampai cita-cita selalu berbuat baik agar mendapat pujian. Namun berbeda dengan Agus, cita-citanya setinggi tanah. Karena setiap hari makan dengan tahu bacem, dia bercita-cita makan makasan padang. Untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, Agus harus menabung, mencari keong kemudian dijual, sampai bekerja mengantar ayam ke restoran padang. Agus sampai kehilangan waktu bermain dengan teman-temannya, harus selalu mencari alasan tentang parttime-nya mengantar ayam kepada orang tuanya. Setelah uang dalam celengan bambunya cukup untuk membeli nasi padang, tak disangka uangnya malah jatuh ke dalam sumur. Namun dari kehilangan tersebut, Agus malah menemukan arti dan cita-cita yang sebenarnya. 

Film yang rilis pada Oktober 2012 ini cocok untuk anak-anak. Disutradarai oleh Eugene Panji ini menurutku diceritakan dari sudut pandang anak-anak. Ringan, sederhana dapat ditonton semua umur. Perjuangan Agus untuk mewujudkan cita-cita sederhananya ternyata tidak sederhana. Butuh perjuangan namun juga tidak terkesan yang susah sekali. Cocok untuk memotivasi anak kan? Untuk memotivasi aku juga cucok kok cinnn... hihiihiii. Apalagi saat Agus harus gagal makan nasi padang dan bagaimana harus menyikapinya. Berbesar hati, ikhlas, dan pasti akan ada hikmah dari semua kejadian. Paling suka saat mendengarkan nasehat dari Kakek dan neneknya... adem banget, jadi kangen sama Alm. mbah Kakung hikss. Memang tidaklah penting sebesar apa cita-cita kita, namun bagaimana membuat cita-cita itu terwujud nyata, oke sipp?? Recommended untuk ditonton ya :)

Dreams are never means to be writters, They are meant to be realized
-Cita-citaku setinggi tanah-

*mau kasih cuplikan tlailernya....tapi, dari tadi gagal terus :)