Rabu, 23 Februari 2022

Kebiasan membaca

Saat kecil, saya tidak pernah merasa diminta atau disuruh orang tua untuk membaca, atau saya lupa ya, yang jelas tidak ada dalam kenangan tentang hal tersebut. Minggu pagi, karena libur, bapak akan membeli koran Jawa Pos. Kegiatan yang dilakukan beliau jika tidak ada perihal lain adalah membaca koran. Walau hanya seminggu sekali, koran di rumah kami akhirnya menumpuk. Saya ingat saat anak tetangga yang butuh tugas sekolah membuat kliping resep masakan, dia datang ke rumah dan membongkar tumpukan koran bekas. Tetangga yang butuh koran bekas untuk alas juga akan datang ke rumah kami. Nenek yang akan membakar sampah juga kadang meminta koran bekas.
Hari minggu jarang kami isi dengan jalan-jalan atau bepergian. Selayaknya anak SD didaerah saya, hari minggu itu tugas mencuci sepatu lalu melihat deretan kartun yang tayang hanya pada hari minggu dan akan habis tengah hari. Bapak sudah asyik dengan korannya di ruang tamu, ibu pun akan segera bergabung setelah selesai membereskan sarapan dan pekerjaan rumah yang lainnya. Berhubung sering melihat pemandangan bapak dan ibu yang membaca koran, mau tidak mau ya saya ikutan membaca.

 Lalu apa yang saya baca?
Rublik di koran Jawa Pos pada hari minggu itu lengkap. saya masih ingat ada ruplik untuk anak walau hanya setengah halaman. Ada rublik resep masakan, ada pulah rublik untuk remaja. Itu sudah sangat senang sekali bagi kami. Kadang kalau kurang ya kita jadi ikutan membaca apa saja yang bisa kami baca. Sesekali bapak juga membelikan majalah bobo, karena bagi kami harga majalah bobo bisa untuk membeli yang lebih dibutuhkan. Intinya belum ada di list belanjaan ibu. Belum tentu berapa bulan sekali belinya dan dalam waktu satu hari saja sudah ludes saya dan adik membacanya.

Dari kebiasaan tersebut, saya jadi haus dan penasaran dengan membaca. Majalah bobo sedang naik daun, untuk membelinya saya mengumpulkan dari uang saku. jika tidak cukup nanti bapak yang akan menambah. Ternyata masih juga "haus", satu majalah baru langsung habis dalam waktu 1 sampai dengan 2 hari. Kemudian saya dan teman saya keliling pasar tradisional untuk membeli majalah bobo bekas, selain murah akan dapat banyak cerita kan. Kok di pasar? iya, biasanya majalah bekas yang sudah jauh dari tanggal terbit akan di jual ke penjual ikan atau sayur dengan harga murah. mereka akan gunakan sebagai pembungkus belanjaan. beruntung jika kami mendapatkan penjual ikan yang masih punya tumpukan pembungkus yang rapi, artinya majalah tersebut masih aman tanpa robekan. kalau sedang tidak beruntung, kami juga bisa kena marah oleh pemiliknya karena dianggap mengacak-acak pembungkus mereka hehehe. Padahal kan kami lagi mencari harta karun pak..bu.. hehehe.

Bahagia kah? Kasian ya, melas banget ya ceritanya? jujur saat itu saya bahagia, tidak terlintas sedikit pun rasa malu atau sedih kok mau baca gini amat yaaa, tidak ada sama sekali. Mungkin juga karena saya tidak tahu pembanding atau kehidupan anak lain yang dapat memiliki akses membaca dengan mudah. Jadi tidak ada rasa iri atau menggerutu. Saya dan teman-teman setelah berburu majalah bekas berkumpul dan nanti akan saling bergantian meminjam. Malah kalau dipikir sekarang, dulu kami selayaknya "Independent kids" hahaha. 

Intinya disini, kebiasan itu bisa ditumbuhkan dengan dicontohkan. bapak ibu saya tidak pernah menyuruh membaca, bapak ibu saya hanya sekedarnya memfasilitasi bacaan saya, tapi anaknya bisa sampai blusukan cari buku bekas gara-gara suka baca. Suka baca karena ya melihat orang tuanya membaca. Sekarang kalau kita sebagai orang tua lebih suka main Handphone ya jangan kaget jika anak-anak akan meniru hal tersebut. Mau difasilitasi dengan banyaknya buku, buku interaktif, keren, lucu, menurut saya tidak banyak efeknya jika memang dari orang disekitar kita tidak mencontohkan membaca. Duh.. ini sih sebagai pengingat saya sendiri ya.

Dan satu lagi, tidak banyak melihat kehidupan orang lain dan membandingkan dengan hidup kita adalah solusi hidup bahagia. "Syukuri hidupmu... tunjukkan pada dunia bahwa kau mampu..." hiyaaa malah nyanyi. Dengan bersyukur malah akan ada jalan mencari solusi atas kekurangan-kekurangan yang ada. Yuk semangat yuk...

Saya sebagai ibu ini menjadi tantangan mengenalkan literasi pada anak-anak. tidak bisa berhenti pada hanya memfasilitasi membeli buku. saya juga harus enjoy dan menumbuhkan literasi untuk diri saya sendiri dulu. Jika saya nyaman dan bahagia, pastinya akan lebih mudah menjadi contoh yang baik. bagaimanapun membaca adalah jendela dunia, dengan membaca kita berkembang, otak kita, kemampuan menalar kita, merangkai kata, pengetahuan, topik pembicaraan dan masih banyak lagi Bismillah...

Jadi sudahkah Anda membaca hari ini? 



Novel baru nih... enjoy..



Kamis, 22 September 2016

Wake Up....!!!

Halo halo assalamualaikum....
iya saya tahu, blognya nganggur lamaaaa sekali. Mulai jaman mual-mual yang akhirnya tidak ingin dan tidak tertarik ngetik kecuali kerjaan kantor ya, sampai sekarang yang alhamdulillah si nduk sudah masuk 4bulan. Cepet yaaa...

Perkenalkan anggota baru keluarga kami, putri kedua kami, alias si adek baby nya kakak Kynan.
Kyandra Iffi Areyana
21 Mei 2016
Lahir di Malang dengan BB 2,6 Kg dan panjang 48cm.
Semoga menjadi anak sholeha dan barokah kehidupannya, dimudahkan segalanya dunia dan akhirat, sayang keluarga dan masih banyak doa terbaik untuk adek, aminnn.

Apa kabar yang lainnya??
Sehat, baik alhamdulillah. masih di Gorontalo dan masih terus mendoakan semua mimpi-mimpi dan harapan untuk dijabah Allah SWT aminnn. Agak baper kalau ditanya beginian whahhaa

Saya masih kerja, kakak Kynan sudah masuk PAUD, sekolahnya sudah tiap hari. Awal-awal agak kaget dan mengeluh capek, karena sebelumnya sekolah masih masuk 3 hari dalam seminggu. Kasih semangat dan dorongan untuk rajin sekolah, sebenarnya kasihan juga tapi menurut saya menuruti kemauannya untuk tidak sekolah malah bukan tindakan yang bijak. Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada keluhan lagi, manajemen waktu dan istirahatnya dijaga semoga selalu bahagia ya nak dan ilmunya bermanfaat :).

Mau cerita tentang kelahiran adek Kya, tunggu postingan selanjutnya yaaa... 
Insya allah :)


Rabu, 27 April 2016

37 minggu

Apa rasanya??
Tentu dag dig dug yaaa, walau ini kehamilan kedua saya tetap lah ada rasa gimana gitu mempersiapkan kelahiran si debay,, pokoknya do the best, berdoa dan minta doa semuanya untuk dilancarkan proses kelahiran nanti amin..
Yanh membuat dag dig dug lagi itu sebenarnya keberadaan si ayah. Saya kayaknya lebih tenang dan tentram deh kalau suami yang nungguin pas proses persalinan, ya kalau misal mau ada adegan kekerasan kan biar bisa maklum hehee, rencananya si ayah akan datang pas mendekati hpl di bulan Mei, sekarang waktunya sounding si debay buat keluar pas ayah udah datang yaa nak, aminn.

Persiapan buat perlengkapan debay juga udah semakin banyak yang dicicil, walau rasanya kurang tapi ga jelas juga kurangnya apa hohooo. Takutnya nyetok sesuatu yang banyak malah ga kepakai kan mubadzir yaa, saya bukan tipe perencana yang bisa detail menulis apa-apa yang dibutuhkan gitu sih memang, seringnya malah mengandalkan tulisan orang dan tinggal nyontek hhee. Sudah mulai mempersiapkan tas yang mau dibawa cuzz ke RS kalau udah mules. Dan tentunya menyiapkan jiwa dan raga yaa. Alhamdulillah masih kuat melakukan pekerjaan rumah yang tentunya ringan yaa, jadi sekalian dianggap olahraga, eh tapi saya juga jalan pagi kok 15 menit sajaa hihii.

Minggu kemarin berat debay 2,4kg dan posisi bagus kata dokter gitu, dan saya sudah harus mulai kontrol per 2minggu sekali, berarti minggu depan bisa intipin debay lagii,, yeayy.
Doain kami sehat selalu yaa dan lancar sampai kelahiran nanti aminnn.

Kamis, 07 April 2016

Seminggu lagi

Insya allah.... seminggu lagi saya pulang kampung yeayyy... cuti puanjang, 3 bulan. Yaaa karena mau cuti lahiran sih hihiii. Semoga dimudahkan segala yang harus disiapkan, sabar menjalani dan di mudahkan pula nanti proses melahirkannya amin...

Kerjaan belum selesai tapi semangat menyelesaikan kok ya tidak membara ini gimana toh yaaaa, supaya tidak kepikiran kan, packing juga belum nyicil haduh.. rasanya campur aduk di otak (dan tidak mungkin selesai sendiri tanpa dikerjain huks....).

Kerjaannya nonton online shop buat blanja-blanja hehhee, plus mau nge-list mau kuliner apa nanti di Malang asikkkk,,, plus kepikiran ibu yang lagi recovery..semoga cepat pulih ya buk.. dan sehat selalu, apalagi mau melahirkan gini, rasanya kangen banget sama semua keribetan yang ibuk lakukan hehhee. Semoga selalu diberikan kesehatan bagi kita semua yaaa, amin.

Okelah saya mau menyelesaikan kerja yang tertunda, plus intip-intip harga clodi hihihiii, doain tidak kalap. 

Selasa, 15 Maret 2016

Rewel ohh Rewel....

Hari ini saya melow...
Ya hampir tiap hari sih sebenarnya hihiii

Seringnya dari pagi bangun tidur, Kynan itu rewel.... maklum saja, biasanya karena saya tidak ada di kamar atau tidak menyambut pagi hari saat dia bangun tidur, jadinya teriak marah cari bunda, dan bundanya diminta boboan lagi disampingnya. Saya paham, mungkin Kynan ingin saat dia bangun saya masih disampingnya, masih bisa bermanja-manja dan lain-lain. Namun kenyataannya si bunda sudah berpacu dengan jam, dan memikirkan kabar mesin absen di kantor dududuu. 

Pagi ini, saya mencoba strategi baru, bangun lebih dipagikan, mengerjakan ini ituu, cuci piring dan memasak menu-menu cepat saja. Intinya saya ingin pekerjaan selesai sebelum Kynan bangun. Berhasil, sebelum jam6 pagi sudah selesai semua, saya bisa boboan cantik (lagi) disebelah Kynan. Awalnya indah ya, saat bangun tanpa drama namun setelah beberapa saat pertanyaan yang saya hindari terucap oleh Kynan,
"Bunda...hari ini tante masuk??"..... tante adalah tante pengasuhnya
Kalau saya jawab iya, pasti langsung nangis jejeritan, karena Kynan tahu berarti kalau ada tante saya akan berangkat kerja. Tapi saya juga tidak bisa menjawab "tidak masuk", ingin dunia persilatan damai saya hanya jawab,," nanti kita lihat yaaa....."
Pas keluar kamar ternyata Kynan bertanya ke ayahnya, dengan pertanyaan yang sama dan ayahnya menjawab "iya masuk...." 

jederrrr.....
Langsung nangis ga karuan, welcome to rewel......
Saat sudah undercontrol, saya coba tanyakan kenapa tidak mau dengan tante, dsb,dsb.... biasanya Kynan akan menjawab ingin pergi ke kantornya bunda (baca : mainan laptop),, sebelum menjawab saya bilang ke Kynan, nanti kapan-kapan kalau sudah tidak sibuk, bunda akan ajak Kynan ke kantor. Ternyata respon Kynan lain.

"Kynan tidak mau ke kantornya bunda, Kynan mau bunda di rumah saja,,,, huhuuuuu saya melow...."
Saya coba jelaskan kenapa bunda bekerja dan sebagainya, kenapa Kynan harus bersama tante terlebih dahulu, tadi sih dia (sepertinya) mengerti karena dramanya juga berakhir...saya kerja pun sudah boleh lagi. 

Liku-liku seorang ibu pekerja yaaa,, ihiihiii.
Saya hanya berprinsip, kualitas lebih baik dari kuantitas. Intinya saya lebih memilih memiliki waktu yang berkualitas untuk Kynan. Semoga saya bisa memberikan waktu yang berkualitas. Hanya bisa berdoa semoga apa yang saya pilih dan jalani adalah yang terbaik untuk semuanya terutama untuk Kynan, masih belajar juga untuk menjadi ibu yang baik, istri yang cantik nan soleha dan anak yang berbakti, amin. Semoga selalu dikuatkan dan dimudahkan oleh-Nya...aminnnn


screenshot lama instagram saya.... :)


Jumat, 04 Maret 2016

Ke dokter gigi

Rasanya suka ngiri sih sama buibu blogger yang pas hamilnya ga terkena syndrom males buka blog whahhaa. Kalau untuk baca dan "kepo" sama blog-blog sih masih yaa, tapi buat buka blog sendiri, ngedraf atau langsung cerita aduhhhh malesnya yang menang. Dan mumpung lagi ingin cerita plus beberes blog mari laksanakan.

Baca kanan kiri artikel dan baca pengalaman orang, memang kebanyakan anak-anak maupun orang dewasa (baca : ayah Kynan) takut dengan dokter gigi. Dengan berbagai alasan, ada yang trauma, ada yang udah parno duluan dan masih banyak lagi. Kalau saya pribadi dari kecil sudah sangat sering visit ke dokter gigi, kenapa?? ya karena gigi saya banyak lubangnya soadaraaa plus sering sakit gigi hahahaa. Alhamdulillahnya saya ga pernah trauma, malah dulu waktu SD, saya sering berangkat ke puskesmas untuk cabut gigi susu yang sudah goyang. Jadi tidak ada ceritanya ada acara gigi susu tanggal sendiri dan kerennya berani loh berangkat ke puskesmas sendiri berbekal buku berobat dari sekolah jadi gratis deh. Jaman dulu yaa, rasanya jauh banget sama drama penculikan anak-anak, jadi ortu juga boleh-bolehin saja berangkat sendiri apalagi jaraknya juga tidak terlalu jauh.

Beda saya si ayah. Giginya sudah bagus, tidak ada yang bolong, dari kecil tidak suka makanan manis, dan kayaknya sih rajin banget gosok gigi pokoknya intinya beliau tidak pernah bermasalah dengan giginya. Jarang banget datang ke dokter gigi, dan akhirnya si ayah sekarang malah takut agak gimana gitu kalau diajak ke dokter gigi hahaha.

Kesimpulan dari kami sih sebenarnya takut itu kebanyakan ya karena kita tidak kenal saja, walau masih ada faktor lain yaa. Kami tidak mau sih semua berulang pada Kynan, ya sakitnya ataupun takutnya. Dari beberapa artikel juga disarankan saat mengenalkan anak ke dokter gigi itu jangan saat anak sudah sakit gigi. Pasti bayangan anak akan lebih menakutkan, sudah giginya sakit, diberi tindakan tambah sakit deh.

Akhirnya kemarin kami jadi juga mengajak Kynan ke dokter gigi, sekalian si ayah juga hihii. Yeayyy dan alhamdulillah tanpa drama, mau duduk sendiri di kursi periksa, dan kooperatif sekali sama om dokternya :D. 

Ada beberapa teman yang bertanya bagaimana cara kami mengajak Kynan ke dokter gigi, sampai si Kynannya mau. Beberapa cara ini mungkin bisa dilakukan yaa,,
1. Mengenalkan dengan buku, Kami lebih suka memberi contoh tindakan dari cerita di buku, bacain saja bukunya, mendongeng dan pasti merasa menyenangkan kan? terus di akhir cerita saya tanya "Kynan mau ke dokter gigi?" kalau mau langsung bertanya kapan? tapi jangan langsung diajak yaa, beri jeda waktu dan tanyakan lagi, apabila menerima jawaban konstan yaitu mau, baru bisa dicoba.
2. Beri pengertian pentingnya periksa gigi, kadang memang seperti tidak didengarkan tapi sebenarnya mereka mendengar kok dan memahami.
3. Cari dokter yang ramah anak, 
4. Saya sempat bertanya kepada Kynan, maunya om dokter apa tante dokter? Dasar anak cewek genit yaaa, langsung dijawab om dokter saja hihiii. Jadi kami datangnya ke dokter gigi laki-laki deh :D.


om dokter
Apalagi yaa :D, ya semoga gigi Kynan selalu sehat dan selalu rajin menjaga dan merawat giginya, supaya tidak seperti bundonya ini hohoooo. Semoga setelah menerima wejangan dari om dokter Kynan jadi tidak malas sikat gigi kalau malam yaa. 

Percakapan setelah pulang dari dokter gigi :
Bunda  : Kynan suka ke dokter gigi? sakit ga tadi?
Kynan : Suka.. engga sakit, tapi om dokternya salah!!
Bunda : Salah?? salah kenapa?
Kynan : Kata om dokter tadi "adek pinter ya", kan ini sudah kakak, kakak Kynan, bukan adek!!
Bunda : ohhhh... iya kak, mungkin om dokter belum tahu, (ngakak deh.....)

senyum sebelum diperiksa giginya hihiii...




Selasa, 12 Januari 2016

Seputar Kehamilan

Alhamdulilah minggu ini sudah masuk minggu ke-22 minggu. Nah sekarang mumpung agak santai jadi mau cerita tentang kehamilan dedeknya Kynan ini. Lupa sih pas Kynan dulu apa juga nulis ya? Beda apa sama ya? diceritain sesuai yang diingat saja yaaa, 

- Pakai muntah? seingatku dulu pas hamil Kynan muntah sedikit, tapi tidak terlalu sering, biasanya kalau telat makan sih malah bergejolak perutnya jadi ya makan dan nyemil mulu kerjaannya heehee. Sekarang juga alhamdulillah begitu, kadang pas gosok gigi ada adegan mual gitu tapi ga sering juga.

- Males dandan, kalau kehamilan pertama dulu malesnya super power. Apalagi dandan versi aku ya pakai lipen sama bedak saja. Jadi kalau males berarti tidak memakai keduanya polosan bok... hiihii, ditambah males juga pakai body lotion dan sisiran, bayangin kumelnya yaa dan untungnya ga males mandi hahhaa. Tidak jauh beda dengan sekarang, tapi tingkatnya lebih parah yang dulu :p

- Hamil Kebo (dulu dan sekarang sama) Orang bilang sih gitu, semua makanan masuk plus tidak ada sirikan sama sekali. Habisnya aku tidak suka dilarang-larang :p, ya kan sudah gedhe ya sudah tahu mana yang tidak dianjurkan, mana yang dianjurkan, dan mana yang boleh tapi tidak banyak. Jadi aku merasa bisalah ya ngontrol ini itu nya, cuma kadang ya pesen sama ayah supaya dikasih alarm juga kalau lagi kalap :D

- Doyan keluar rumah, kehamilan pertama dulu bawaannya pusing terus kalau sudah sampai rumah. Terus marah-marah deh, nah kalau diajak jalan-jalan atau makan diluar langsung sembuh hihihihi. Beda dengan sekarang, kalau keluar rumah bawaannya malah males, kalau pun mau beli makann seringnya dibungkus saja dan itupun yang pergi cuma ayah dan Kynan. Si bundo pilih bobok cantik saja nunggu di rumah :p

- Awal kehamilan selalu diawali dengan keluhan pada mata, dan saat kehamilan yang kedua ini malah sampai ganti kacamata, ya memang sudah waktunya juga sih hihhi

- Sering sekali kesemutan dan kram. Katanya sih kalau usia debay sudah gedhe ya karena peredaran darah tidak lancar kekaki, saat kehamilan yang dulu masih usia 18 weeks juga udah mulai sering sih, alhamdulillah untuk sekarang tidak terlalu.

- Intinya sih kehamilan Kynan ataupun calon adeknya Kynan ini alhamdulillah lancar dan semoga sehat selalu sampai lahiran nanti amin. Bundo juga menikmati, ayah sih seringnya "mecucu" mulu kalau ditagih pijit hahaa. Kalau Kynan sudah mulai kepemilikan, dikit-dikit ini punya adeknya Kynan whahaa. Ya semoga nanti terus sayang sama adek ya Kyn....

Nah sekarang tahap dukanya nih. Kehamilan kedua berarti kehamilan dengan adanya Kynan yang untuk saat ini sedang berusia 3tahun 3bulan. Tidak tahu ya, ini dianggap kecepetan apa ideal Kynan memiliki adik. Intinya sih kalau dilihat tahunnya insya allah nanti selisih umur mereka 4 tahun, lebih tepatnya 3 tahun 7 bulan. Kami merasa Kynan sampai saat ini tidak masalah dengan kehadiran adik, malah cenderung sayang sekali sama adik di perut (semoga sampai nanti seterusnya aminnn). Namun yang namanya anak-anak ya pastinya bundo perlu sumbu sabar yang sangat puaaanjang. Selain jadi gampang capek juga gampang esmosi sodaraaaaa. Apalagi Kynan kok ya hobinya gangguin bundonya whahhaa. Adaaa saja yang bikin esmosi, mulai dari nangis ga jelas sampai hal-hal yang dulu bisa diwakilkan ke ayah jadi harus bundanya. Yang dulu bisa melakukan sendiri sekarang juga sama bunda duduuduu. Kata orang biasa, rewel karena mau punya adik, tapi kan...tapi kan... :D. Memang tidak selalu, kadang juga malah jadi anak yang sweet dan bantuin bunda sih *ketjup Kynan. sepertinya tinggal kita nih orang tuanya, mungkin kami terlalu meminta pengertian lebih terhadap Kynan tentang situasi dan kondisi saat ini. Maaf ya Kyn....

Doain yaa semua lancar dan sehat, Kynan juga menjadi kakak yang baik aminn.

Selasa, 29 Desember 2015

Belajar Memilih Makanan yang Sehat dan Aman


Siapa yang punya putra atau putri sudah mulai doyan jajan makanan ringan dan sejenisnya??? *tunjuk tangan tinggiii banget :D

Siapa sih yang tidak ingin memberi yang terbaik untuk putra dan putrinya, apalagi berhubungan dengan makanan. Sesuatu yang sangat penting tentunya. Ya asupan gizinya, ya kebersihannya, ya halalnya, ya sehatnya, pokoknya pasti semua ibu-ibu dan bapak-bapak ingin memberikan yang terbaik. Seiring berjalannya pertumbuhan anak kita, sudah sangat pasti kalau kita tidak akan bisa 24 jam bersama mereka. Apalagi nanti yang sudah usia sekolah, ya masak emaknya ikutan sekolah juga kapan mandirinya kan?. Dan sudah bukan rahasia lagi kalau jajanan di sekolah atau di luar rumah masih banyak yang diluar dugaan kita, keamanan bahannya pun membuat jantung deg-degan. Salah satu cara meminimalisir jajan adalah membawa bekal dari rumah. Makanan dari rumah akan jauh lebih sehat, lebih bersih, aman daripada yang diluar rumah kan. Namun sekarang pertanyaannya bagaimana kalau masih saja pengaruh luar itu menghantui putra-putri kita?? PeeR banget kan sebagai orang tua hihihii.

Menurut saya, beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menjaga anak dari hal-hal tersebut

1. Mengenalkan dan mengedukasi anak tentang makanan yang sehat dan baik untuk dikonsumsi.
Kalau memang produsen makanan sangat susah dikendalikan, ya tentunya kita harus menjadi konsumen yang pintar, dan dalam hal ini anak-anaklah konsumen tersebut. Edukasi tentang memilih jajanan yang berwarna tidak terang, harus bersih, tidak ada lalat dan sebagainya. Kebetulan ayahnya Kynan bekerja pada instansi yang salah satunya sering memberi edukasi kepada anak-anak di sekolah tentang pemilihan makanan. Katanya sih targetnya sekarang edukasi anak-anak agar menjadi konsumen pintar karena produsen makanan sudah sangat susah dikendalikan, kecuali yang berijin ya.

2. Daya tahan tubuh anak
Namanya virus dan bakteri sangat-sangat cepat perkembangannya kan. Tidak hanya dari makanan saja, dari lingkungan dan udara pun sangat mempengaruhi kesehatan anak.

                Walaupun Kynan belum mengenal jajanan diluar sana, tapi untuk snack-snack yang ada di supermarket ya tentunya sudah hafal banget. Sudah tahu rak mana yang memajang para snack tersebut. Kalau saya pribadi tidak terlalu melarang Kynan mengkonsumsi snack-snack asal terkontrol jumlahnya, serta mau menuruti syarat dan ketentuan berlaku hiyaaaa :p. Semisal Kynan sedang batuk, ya tentunya kita larang dulu makan snack, atau diarahkan ke biskuit yang tidak membuat batuknya tambah parah. 

               Untuk snack-snack tersebut saya sudah mengenalkan pada Kynan tentang apa-apa yang harus diperhatikan dalam memilih sebelum dibeli, alhamdulillah sudah jadi kebiasaan Kynan buat memeriksa dahulu apa-apa yang harus diperhatikan.

1. Logo halal
Ini adalah hal pertama yang saya kenalkan kepada Kynan. disamping kita muslim dan harus peduli dengan hal ini, logo halal yang dipakai MUI memang sangat gampang dikenali sehingga Kynan juga cepat menghafalnya.

2. Perijinan dari BPOM
Sebenarnya Kynan belum begitu paham dengan tulisan BPOM, soalnya ya memang belum bisa baca hehehe. Akhirnya dia belum hafal, namun tetap saya tunjukkan. Apa pentingnya perijinan BPOM? Saat produk sudah tersertifikasi oleh BPOM berarti proses produksi (Good Manufacturing Practices), Proses handlingnya sampai peredarannya pun sudah terkendali. 

ini camilan bunda :D, buat contoh ..

3. Tanggal kadaluarsa
Nah kalau kadaluarsa pastinya sudah paham semua, dan berhubung printing kadaluarsa pada kemasan snack cenderung berbeda warna, Kynan juga sudah hafal yang mana yang dimaksud kadaluarsa, walau kembali lagi Kynan belum paham tanggal yang tertera itu apa hihiii.

ini camilan bunda :D, buat contoh ..

4. Informasi Gizi
Kalau semacam snack-snack ya jangan harap gizinya terpenuhi hehheee. Biasanya saya lihat kadar gula dan bahan pengawetnya. Kalau terlihat bilangannya besar cenderung tidak jadi beli. Untuk satu ini saya belum menjelaskan pada Kynan, tunggu kalau sudah bisa membaca saja yaa :p

ini camilan bunda :D, buat contoh ..

Kembali lagi yaa, saya percaya bekal dan makanan yang berasal dari rumah akan lebih baik, namun tidak ada salahnya juga untuk selalu mengedukasi putra-putri kita tentang keamanan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Semoga selalu sehat yaaaa 
            



Jumat, 27 November 2015

Hello Nopember....

Huwaaa kelihatan banget ya kalau postingannya ngejar bulan hihihiii.Ya habisnya ya akhir tahun itu sebenarnya penuh dengan cerita, paling tidak bulan-bulan kelahiran anggota keluarga kami ada diakhir tahun, jadi harusnya ada cerita sih ya :p

Pergi Diklat
Awal Nopember kemarin saya harus pergi diklat ke Lembang selama 17 hari, sudah kebayang pastinya bagaimana nanti Kynan. Kalau ayahnya mah sanggup saja Kynan di rumah, lagian kalau siang pas kerja juga sama tante pengasuhnya. Apalagi Kynan sudah lumayan mandiri, no nenen, udah makan makanan keluarga jadi intinya bisa lah yaa, tapi saya sebenarnya lebih "marem" kalau Kynan berada di nenek kakeknya saja di Malang. Tapi apa daya tiket saya yang ditanggung negara tidak bisa via Surabaya yang intinya tidak bisa taruh Kynan dulu sebelum cuzz Jakarta, sudah bilang sih ke panitia kalau saya tidak usah dibayarin (mau bayar sendiri transportnya), asal saya boleh via Surabaya ehhh tetap tidak bisa. kalau mau Gorontalo-surabaya-gorontalo-makasar-jakarta kok ya panjang betul yaaa apalagi hanya dalam 1 hari woww banget kan. Pilihan terakhir Kynan bersama ayah pun harus dipilih. Alhamdulillah semua sudah diatur olehNya, insha allah kalau kita selalu berbaik sangka juga pasti dimudahkan yaaa, Kynan good banget, no rewel kalau seperti ada bundanya. Kooperatif banget, rajin sekolah, tidak ngambek...apalagi setiap dapat kiriman foto dari ayahnya benar-benar menunjukkan kalau Kynan baik-baik saja. Peluk Kynan...
Dan saat saya datang, Kynan berkata "Bunda bilang pak bos ya..jangan kerja di Jakarta. Kerjanya di kantor saja biar cepat pulang..." hihiiiii

ya diklat ya jalan-jalan :p


Miladnya Bunda
Tidak berasa Nopember juga tiba-tiba sudah diakhir bulan. Artinya bunda mau milad yeay alhamdulillah. Sudah berada di rumah dalam keadaan sehat berkumpul sama keluarga sudah pasti seneng banget kan yaa, belum lagi banyak rejeki yang tidak terduga, rejeki teman bertambah, rejeki semuanya sehat, dan pasti sangat-sangat menanti rejeki mutasinya ayah dan bunda hihhiiii aminnnn. Tiba-tiba ditanyain Kynan, "bunda mau kado apa ya???" sambil mikir.... pas bunda bilang tidak tahu Kynan tiba-tiba punya ide kalau mau beliin kado bunda berupa HANDUK. whahahaaaa tidak tahu kepikiran dari mana atau lihat dimana, pas nanya ayah katanya juga ayah tidak pernah melakukan pembicaraan beli handuk untuk kadonya bunda hihhihii. Makasih sayang... perhatiannya hihhii. Berhubung Gorontalo juga minim tempat hiburan, dan sedang panasss sekali, jadinya kita putuskan deh sepulang sekolahnya Kynan kita maksi dan jalan-jalan di mall, iyess mall lagi mall lagi :p





Outing Kynan
Acara Kynan Nopember ini Outing dengan teman-temannya di Jco Gorontalo mall. Rupanya ini juga program dari Jco, mereka mengadakan program yang bernama Jco Safari. Experience how to make your own donut with Jco. Sekaligus dekorasi donat dan belajar proses jual beli dimana harus antri, memilih donat dan membayarnya. Kynan?? walau di sekolah Kynan cenderung pendiam tapi dia ini penurut sekali. Jadi setiap instruksi dari para aunties, kakak dari Jco Kynan pasti lakukan dan diperhatikan banget. Bunda sempet nenggok kesana, kegiatannya asik sih, hanya saja kayaknya pas kegiatan antri untuk proses pembelian donatnya gagal deh. Iyaaa, yang riuweh para pengantarnya, anaknya sudah rapi antri para mommy dan nanny desak-desakan didepan kasir dududuuduu.






Semoga Nopember ini ditutup dengan gembira dan suka cita ya temans amin. Semoga semua yang sedih sedih, sakit dan bikin hati geregetan serta kepala nyut-nyutan segera berlalu aminnnnn. Happy Weekend semuanya, Selamat menunggu bulan berikutnya, selamat menunggu gajian juga yaa hihiii

Selasa, 24 November 2015

Hello Oktober...(yang terlambat....)


Hallo Apa kabar.....
alhamdulillah baik semua kan yaa, padahal udah November akhir yaaa,, kok ya postingannya masih bawa-bawa si Oktober hehheee. Tidak apa-apa, sayang kan kalau si Oktober terlupakan begitu saja. Buanyak banget memori suka duka yang belum di post buat kenang-kenangan, terutama Oktober kan bulan lahirnya si gadis cilik, banyak banget cerita yang ngendon di draf dan belum bisa di publish karena belum lengkap, banyak banget rencana "bikin-bikin" dengan Kynan yang belum terealisasi, serta banyaaaaak janji baca cerita, dan banyaaaak lagi pokoknya.

Kenapa begitu???
Ya jawabannya cuma satu, saya malas ho'oh...saya berubah menjadi pemalas.
Selain banyak deadline tugas, saya mengalami hari-hari yang superrrr pusing. Saya sakit mata yang ternyata memang harus ganti kacamata, tidak berhenti disitu saya juga mengalami sakit kepala yang luar biasa. Kerjaannya jadi tiduran, dimana tiduran juga kadang malah tambah pusing whahhaa. Serba ribet.

Ulang Tahun Kynan
Di Oktober ini tepat 3 tahunnya Kynan. Semakin bertambahnya usia kemudian sekolah dan temannya sudah banyak, menjadikan Kynan kerap datang ke undangan pesta ulang tahun. Seringnya sih sederhana di sekolah. Ketika Kynan tahu dia akan ulang tahun akhirnya muncullah pertanyaan ajaib Kynan, " Bunda kenapa tidak tiup lilin dan potong kue di sekolah??" huuuh ngenes banget dengernya. Memang sih kami tidak bermaksud merayakan ulang tahun Kynan di sekolah, tapi mendengar pertanyaan tersebut kok ya bikin gimana gitu yaaa hihi. Akhirnya kami putar rencana ingin membagi kue saja dengan teman sekelasnya Kynan. Tapiiii apa daya ternyata di hari yang sama bunda ada audit di kantor dan tidak bisa ijin untuk ke sekolahnya Kynan. Rencana gagal huhuuu maap ya Kyn, akhirnya potong kue sendiri deh di rumah hehee. Semoga Kynan menjadi anak soleha dan sehat serta pinter, sayang ayah bunda dan yang terbaik pokoknya untuk Kynan :)

Rencana anak kedua
Tahun ini sebenarnya tahun dimana saya dan suami ingin nambah momongan. Tapi kami juga tidak pernah serius untuk memulai kapannya. Lah piye toh?? wahaha jadi bingung sendiri :p. Ya kami hanya pernah mengutarakan dan berniat, untuk pemberian rejeki tersebut kita pasrahkan semuanya. Ada kecurigaan sih awalnya, karena dulu saat saya mengandung Kynan hal pertama yang saya alami adalah gangguan mata saya dan pusing yang sangaaaat hebat (hebat menurut saya). Jangan-jangan ini juga tanda-tanda kalau saya sudah mendapat rejeki tersebut. Sebenarnya sangat penting menandai siklus bulanan kita paling tidak bisa mendeteksi kan kalau ada keterlambatan, apalagi seperti saya yang siklusnya memang tidak tentu. Karena merasa (sepertinya) terlambat dan pusing pala bundonya juga semakin enyut-enyutan, saya periksa dengan testpack dan diteguhkan oleh dokter. Hasilnya?? Alhamdulillah kami sudah dipercaya menerima rejeki tersebut. Pala bundo masih enyut-enyutan sih, dan rasa malasnya semakin menjadi-jadi hihii. Doakan sehat dan lancar selalu yaaa






Senin, 28 September 2015

Mengkaryakan Diri

Apel pagi ini...
Pimpinan Apel :  "Kita harus pandai-pandai menjual diri, dalam artian positif pastinya. " "Menjual kemampuan, talenta dan skill kita."...dst....

Saya agak-agak lupa sih, yang jelas saat pimpinan Apel bilang "menjual diri" saya baru melek dan ngeh untuk memperhatikan hihhhi. Iyaaa, kadang pas apel hari senin seringnya saya hanya mendengarkan sekenanya saja, masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri. Jangan ditiru yaa untuk anggota apel lainnya :p

Sebenarnya saya antara setuju dan tidak setuju dengan ungkapan pimpinan apel hari ini. Sebagai seorang yang bekerja memang kita dituntut dengan pencapaian. Apapun itu dan setiap orang pasti berbeda-beda target pencapaiannya. Bagi seorang pegawai mau negeri atau swasta juga terdapat kontrak dan target yang harus dicapai apalagi kalau sudah diburu waktu dudududuu bikin pening pala berbiii..
Kata beliau kita sebagai pekerja harus pandai menjual diri, menjual kemampuan kita, talenta dan skill kita agar eksistensi kita ada dan kita itu dibutuhkan dalam organisasi. Saya setuju, apalagi orang yang baik itu bermanfaat bagi orang lain, termasuk dalam menyelesaikan pekerjaan kan yaa? Paling tidak, orang lain itu tahu keberadaan diri kita dengan semua pekerjaan yang kita hasilkan, jadi bukan hanya sebagai figuran atau malah yang lebih buruk lagi tidak dibutuhkan dalam kantor. Sedih banget kan ya,,

Namun disisi lain, ketika kita menjadi yang dibutuhkan rasanya apa-apa semua tertuju kepada kitaa, Kita dianggap tahu dan mampu mengerjakan hal-hal yang kadang diluar tugas utama. Istilahnya tugas tambahan, iya sih tugas tambahan memang masuk dipenilaian dan mendapatkan point. Tapi kadang kala kita tidak mau point tersebut, kita maunya kerja sesuai dengan tugas utama dan selesai kemudian tenang damai weekend!!!. Trus tugas tambahan gimana?? yang mana juga tidak bisa nolak kan... T_T

Kalau seperti ini rasanya jadi pertentangan diri yaaa, atau mungkin hanya perasaan saya saja hehehe. 
Menjadi yang bisa dan selalu diberi pekerjaan tambahan untuk diselesaikan atau menjadi yang biasa saja akhirnya tidak ada pekerjaan tambahan yang diberikan kepadanya??. Terus ujung-ujungnya sedih banget kalau sampai dengar teman putus asa dengan pekerjaan yang banyak whahaa *padahal sayanya juga suka berputus asa :D. Entah kenapa saya sedih loh, beneran, bukan sok bijak yaa bukan juga sok pekerja keras, dan ya mungkin itu timbul akibat kekecewaan dia juga terhadap semua yang terjadi. Lah tapi mau bagaimana lagi? Kalau dirasa lebih baik untuk terus terang kepada pimpinan ketika kita merasa sudah overload, menurut saya lebih baik daripada ngumpat terus dibelakang kan?. Kita punya tanggung jawab, upah yang diterima kalau kitanya tidak maksimal dalam bekerja apa ya menjadi berkah?? saat banyak pihak yang dikecewakan oleh kita apakah jadi barokah??. 

Selama ini saya juga merasa belum maksimal dalam kerja, masih sering pontang-panting saat deadline. Berarti pengaturan waktu saya kurang bagus kan yaa, namun insya allah saya berusaha semaksimal yang saya bisa kerjakan. Tugas tambahan juga kalau memang saya mampu ya saya kerjakan, kalau tidak yaa bilang terus terang atau meminta bantuan kepada orang lain. Saya sih tidak ingin menjual diri, saya maunya mengkaryakan diri saya seoptimal mungkin. Kalau semisal akhirnya dianggap pantas dijual itu terserah yang menilai kan yaaa. Yoyoyooo semangat untuk semua pekerja diluar sana :D.

Demikian curhat senin manis... semoga berkah dan barokah sepanjang minggu ya temans :)

            

Jumat, 18 September 2015

Penggunaan Kata Jangan



by google
Beberapa waktu lalu saya sering sekali mendapat kiriman image tentang Alternatif pengganti kata "Jangan" kepada anak-anak. Tak sedikit pula yang share tentang artikel tersebut di media sosial saya baca di Facebook. Sebagai ibu, saya sih mangut-mangut ya saat baca artikel tersebut entah bisa mempraktekkan atau tidak. Dalam bayangan saya betapa indahnya tanpa ada nada marah atau kesal anak bisa diarahkan dengan kata-kata positif seperti itu. Tapi apakah semudah itu??? yaaa dimana pun teori akan lebih mudah daripada praktek whahhaaa. Apalagi saya lebih setuju dengan teori parenting bahwa teori A belum tentu cocok dengan anak A, dan yang paling paham tentang mana yang baik untuk anak tentunya orang tua yaa.

Balik lagi dengan alternatif kata jangan, saya juga menemukan artikel tandingan yaitu yang kesannya meyalahkan artikel penggunaan alternatif kata jangan tersebut. Sampai membawa hadis dan beberapa ayat suci untuk menguatkan bagaimana pentingnya penggunaan kata jangan tersebut. Seperti biasa, parenting pun menjadi perdebatan yang panjang dan tak berkesudahan mirip lah dengan melahirkan normal vs SC, ASI vs Sufor dan masih banyak lagi. Kalau saya pribadi lebih suka membaca banyak artikel-artikel tersebut dan menggambil mana yang sekiranya cocok diterapkan pada Kynan dan sesuai dengan apa yang keluarga kita yakini. Karena ya parenting atau cara asuh pada anak sangatlah berbeda satu sama lain, yang kembar saja pasti perlu penanganan beda, apalagi yang beda bapak ibu kan ya. Kalau kata mas Dani, lain ladang lain belalang sayaa setuju banget dengan istilah tersebut hihihi.

Sebagai menikmat artikel parenting, memang saya sering dibuat bingung dengan hal-hal seperti diatas, perseteruan artikel salah satunya. Awalnya saya mangut-mangut pada artikel pertama, tapi artikel yang kedua juga ada benarnya. 

Kemarin berkesempatan hadir pada Tahsin di sekolahnya Kynan. Saya datang telat tapi alhamdulillah masih kebagian sesi ceramahnya, dipandu Ustazah Ulya, beliau memaparkan tentang beberapa hal yang perlu ditanamkan pada anak, tentunya selain pendidikan formal yaa, 
1. Pendidikan Aqidah tentang Tuhannya, anak harus sudah diajarkan berkeyakinan dan Tauhid bisa dengan bercerita, membaca buku, mengenalkan sang pencipta
2. Pendidikan dalam ibadah, tatacara dan aturan dalam peribadah bisa dimulai dari mengikuti gerakan sholat ayah bunda, mengajak sholat ke masjid, membiasakan membaca doa dalam setiap kegiatan 
3. Pendidikan Akhlak atau moral karakter. yang perlu berhati-hati adalah disini, dimana guru dan orang tua adalah rolle model bagi anaknya. Mereka dalam usia yang sangat gampang menyerap apapun akan selalu menjadikan orang-orang terdekat yang anak hormati menjadi panutan.

Saya berkesempatan menanyakan pandangan beliau tentang penggunaan Alternatif kata Jangan tersebut, penjelasan beliau menurut saya lebih bisa diterima tanda menyakiti banyak pihak, pihak pro dan kontra penggunaan alternatif kata jangan. Kurang lebihnya seperti ini :

Menurut beliau ada 2 aspek yang perlu diperhatikan, pertama aspek psikologi anak, saat dengan gembira anak diajarkan hal-hal yang baik pasti yang tertanam dalam alam bawah sadarnya adalah hal-hal yang menyenangkan sehingga akan cepat sekali terserap, sebaliknya apabila dengan tekanan, omelan, melotot dan kata-kata yang kurang baik, mungkin anak tersebut memang akan berhenti melakukan hal yang membuat orang tua marah, namun yang teringat pada benak mereka adalah marah-marahnya tadi bukan tujuan larangannya dan akibat seringnya berkata jangan, membuat anak berfikir "Kata Jangan" itu suatu yang biasa saja. Lari-lari di halaman jangan, naik kursi jangan, main air jangan, merantakin mainan jangan, menjadikan Jangan adalah aturan yang biasa saja.

Aspek kedua berhubungan dengan tingkat bahaya tindakan anak. Berhubungan dengan aspek pertama tadi, ketika anak tidak terbiasa mendengar kata jangan, anak anak menjadikan kata Jangan tersebut sebagai alarm yang sangat keras di dalam dirinya. Sehingga anak bisa membedakan mana yang harus benar-benar dihindari. Contohnya tentang ke-Tuhanan yaa, "Janganlah kau mempersekutukan Allah".. kalimat tersebut benar-benar memang wajib hukumnya untuk kita yakin kan??, nah kalau sampai anak-anak beranggapan Jangan tersebut sama dengan jangan pada larangan-larangan yang biasa saja bisa gawat dong yaa, semoga kita semua dijauhkan hal semacam ini yaaa amin. Atau pada tindakan-tindakan berbahaya yang lainnya.

Jadi sebenarnya penggunakan kata Jangan sebaiknya digunakan untuk membedakan tingkat urgensi suatu tindakan anak. Kalau hal-hal yang ringan namun memang perlu peringatan, bisa diperingatkan dengan menyenangkan dan bisa menggunakan alternatif kata jangan tersebut, tapi saat menyangkut keyakinan, bahaya dan keselamatan sudah pasti kata Jangan memang harus dipakai. Satu hal lagi, larangan pada anak, mau itu menggunakan alternatif kata jangan atau tidak sebaiknya diikuti dengan penjelasan agar anak tidak bingung dengan larangan-larangan yang ayah bunda berikan. 

Semoga bermanfaat ya, saya juga masih banyak belajar  :)
Selamat hari Jumat temans,, Semoga barokah dan selamat menunggu weekends hihihii

Jumat, 04 September 2015

Rencana dan Hasilnya

Manusia boleh berencana namun tetap Tuhan lah Maha menentukan,

Yuhuuu ini obat galau paling ampuh, ya kadang masih kebawa melow atau kebawa pikiran terus tapi lumayan juga buat penyemangat menatap esok lebih cerah #eaaa ,

Seperti jadwal weekdays saya selama ini, yang standar saja dan khas ibu-ibu banget yaaa. Bangun pagi subuh, sholat, masak, beberes dan meyiapkan keperluan kami sekeluarga, nyuapin Kynan, mandiin sampai saya persiapan buat berangkat kerja pastinya dengan bantuan plus kerjasama bersama ayahnya Kynan. Namunnnn... selalu saja kadang rencana yang menurut saya sudah sangat terencana dan matang masih bisa melenceng dari koridor waktu heheehee. 

Pagi hari itu waktu yang sangat sangat kritis banget bagi kami terlebih saya. Habisnya kalau lihat ayahnya Kynan lempeng saja, biasa saja whahhaa. Sesekali waktu saya sudah terbangun sebelum subuh, menyiapkan segalanya berharap nantinya beres semua, no drama dan agak santai lah namun tetap saja jatuhnya terburu-buru atau kadang malah telat masuk kantor karena kondisi jalan yang padat. *siapin kalkulator hitung potongan.
Nah kadang juga, waktunya sudah mepet banget (dari rencana saya...) seringnya karena terlambat bangun, ehhh ternyata semua selesai dengan baik, tidak terburu-buru, ngantor tidak telat pokoknya indah :D

Jadi ya menurut saya serapi apapun rencana kita, saat Tuhan belum mengijinkan belum menentukan ya tentu hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita. Mungkin Tuhan mau kita bisa belajar dari apa yang kita lakukan, dan pasti Tuhan tahu kapan waktu terbaik untuk membuat semua rencana kita berjalan lancar #ngomong sama cermin :p

Seperti pagi ini, saya baru mandiin Kynan jam 07.05 padahal biasanya jam segitu dia sudah siap grak tinggal nunggu pengasuhnya datang, dan masih pakai drama nangis karena tidak mau sikat gigi dududduuuu, akhirnya berimbas saya berangkat kerja 07.20 wita padahal masuk kantor 07.30 wita. 10 menit??? iyes, sudah siap sih dengan berbagai potongan jadi tetap slow saja, bismillah berangkat. Lah ternyata yaa kok jalanan mulus banget, kendaraan tidak begitu banyak bisa selip kanan kiri dan bisa agak ngebut lah pokoknya,  tapi ngebut ala saya yaaa :D. Sampai di kantor mesin finger tepat 07.30 WITA, huwooo alhamdulillah hari ini bebas 2% nya hihiii. Jarak rumah dengan kantor memang tidak terlalu jauh namun setidaknya dengan kecepatan saya menggendarai motor masih membutuhkan sekitar 15menit. Jadi saat 10 menit baru keluar rumah masih dadah dadah cantik, masih dipanggil-panggil sama anak gadis pastilah kalau dipikir bakal telat.

Bukan berarti yang tidak berencana juga bisa berjalan baik, begitu pula sebaliknya, setiap kejadian itu kan sebab akibat. Menurut saya harapan atau impian itu harus ada, harus punya, lalu melakukan yang terbaik dan berdoa. Hasilnya?? ikhlaskan :) 
Selamat hari Jumat.


Hello...... :)

Kamis, 27 Agustus 2015

Belajar dari Kynan

Sebagai ibu muda atau bunda :D,,, dan masih cetek ilmunya serta masih dalam taraf belajar, sering kali dibuat bingung sama anak gadis menik-menik Kynan. Beberapa kali merasa saya salah konsep dalam menerangkan sesuatu, apalagi anak jaman sekarang pinter banget membolak-balikkan kata-kata kita hahahaa. Apalagi maunya kita semua serba bagus kan ya yang diajarkan, ehh ternyata kitanya sebagai orang tua masih juga melakukan tindakan yang kurang bagus tadi duuddu PeeR banget. Oke untuk ini orang tua tentunya tidak boleh membela diri dengan kata-kata orang tua juga manusia :d. seyogyanya harus lebih baik dan jadi panutan kan yaaa, ihh berat bok bahasanya.

Tempat nonton tipi kita lesehan,, gelar karpet dan beberapa bantal buat gelogeran. Saat itu kita sambil ngemil keripik, kemudian duduk mulai tidak tegak berakhir dengan gelogeran(mulut masih ngunyah), walhasil Kynan dengan sikapnya bilang..
"bunda jangan bobo.... maem ga boleh bobo..."
" sudah habis kok...." bunda membela diri
"itu masih ada.....aaa....." disuruh buka mulut :D
ya memang kita sering kali memberikan pengertian supaya jangan makan sambil bobo :p

Kemudian konsep yang salah adalah tentang perempuan dan laki-laki.
Waktu liburan jatuh hari jumat, ayahnya akan sholat jumat di masjid dekat rumah. Nah Kynan yang biasa ikut ke masjid hari-hari untuk sholat magrib, langsung mau ikut juga sholat jumat. Karena dirasa sholat jumat itu akan agak lama, ayah enggan mengajak Kynan takutnya dia bosan dan berulah. Langsung deh spontan saya bilang 
" Sholat jumat itu untuk laki-laki nak....Kynan di rumah saja sama bunda yaaa..."
bengong... tapi mau di rumah sama saya,, kemudian saya meneruskan kalau bunda perempuan sama dengan Kynan, memakai anting dan pakai jilbab. Kalau ayah laki-laki ramputnya pendek dan tidak memakai anting.
Kemudian Jumat selanjutnya, dan saat itu sedang lebaran....Kynan nangis dong, minta apa coba??
Minta jadi anak laki-laki saja supaya bisa ikut ayahnya, :D
Disitulah...sepertinya konsep saya salah :D

Yang menjadi dilema lagi adalah konsep berteman, Kynan sekarang sudah usia dimana suka sekali bermain dengan tetangga yang sepantaran. Sampai-sampai pasti jadi drama kalau kita melarang-melarang. Kadang saya yang bingung, kenapa ya di larang?? kan supaya kenal tetangga, bersosialisasi dan masih banyak hal yang didapat kan yaa, namun disisi lain, diusia Kynan sekarang yang sedang suka banget meniru semua tingkah laku teman-temannya. Ada anak tetangga yang sudah TK, sebut saja si A, si A sering sekali mempengaruhi anak-anak yang lebih kecil dari dia untuk melakukan tindakan yang dia inginkan. Contoh mudahnya nih..."Kyn ambil mainan itu dong, bawa keluar rumah...". Padahal mainan itu saya larang untuk dibawa keluar, kalau ingin main di dalam rumah saja. Jadinya Kynan deh yang menangis minta dibawa keluar.Akhirnya kan saya yang sebel sama anak itu huhuhuuu. Yaaa saya tahu harusnya memang peran dan tugas kita sebagai orang tua untuk menguatkan pondasi-pondasi si anak agar tidak terpengaruh dengan lingkungan ya tapi memang tidak semudah itu yaaa apalagi seusia kynan :D. Apapun itu saya dan suami tetap berusaha menjadi orang tua yang baik untuk Kynan amin. 

Semoga bisa terus belajar ya Kyn :D
Tapi ada yang saya belum berani karena ga enak dengan teman sendiri.
Beberapa waktu lalu Kynan memeragakan orang merokok dengan pensil warnanya, saya kaget dong apalagi ayahnya Kynan tidak merokok mungkin dia melihat orang lain atau menonton tivi. Pas saya tanya Kynan bilang lihat om...entah om siapa,,saya bilang
"nanti kalau ketemu om..bilang yaaa, jangan merokok om,..itu bikin sakit, bikin kebakaran..." :p
Nah kemudian  Kynan ketemu "om" yang merokok... tiba-tiba kynan bilang...
"om...kok rokok sih,,nanti sakit loh...."
langsung deh om teman bunda tadi menyembunyikan rokok dan mematikannya hehehee.
Dannn... itu yang belum bisa bunda lakukan kepada beberapa teman bunda yang merokok dudududu.
Yaaa ayah bunda banyak belajar dari Kynan, paling berasa banget adalah belajar mengendalikan emosi dan sabar hahaaaa, masih banyak sih ya mulai dari sikap, perilaku juga pastinya akan terus belajar, yaa siapa coba yang mau mewariskan hal-hal yang "kurang sedap" untuk buah hatinya kannnn :). 

Badut apa bunga?? yang jelas ini Kynan :D



Rabu, 15 Juli 2015

Alun-alun Balai Kota Malang

Hai hai....
Ternyata sudah sangat lama ya saya hiatus dari per-blog-an, hihiii. Dan ternyata cepat sekali waktu ini berjalan. Tiba-tiba saja sudah dipenghujung bulan Ramadhan hiks,,,
Kalau sudah dipenghujung ramadhan seperti ini, timeline yang berseliweran adalah acara mudik. kami sekeluarga memang merencanakan tidak mudik lebaran tahun ini, disamping awal tahun kemarin kami sudah mudik, adik saya juga sedang berlibur ke Gorontalo jadi sekalian merasakan lebaran disini, pasti suasananya beda yaaa :). Semoga saja setelah lebaran ada acara mudik untuk kami, aminnnn :).

Bagaimana rasanya tidak mudik?? biasa sih sebenarnya, tapi kalau mau dibuat melankolis yaa sedih banget yaaa, kalau orang tua kami tidak pernah menarget untuk selalu mudik saat lebaran, tapi mudik sesering mungkin sepanjang tahun hahaha sama saja :D. Pas melow terus lihat manteman semua posting mudik dududuuduuu rasanya seru banget, apalagi Malang itu selaluuuuu bikin kangen. Kantor sudah pada sepi, teman-teman sudah mulai cuti dan mudik, akhirnya nostalgia dengan foto-foto pas kami mudik bulan Maret kemarin, Ternyata banyak yang belum diposting dan diceritakan, sayang banget deh lihat foto nganggur gitu :D *emakcentil

Salah satu tempat yang fenomenal di Malang itu adalah alun-alun Balai Kota Malang. Dann saya yang orang malang sampai segini besarnya belum pernah foto disana whahahaa *penting banget. Rencana kita kemarin itu adalah mengunjung Islami Book yang keberapa yaa lupa, dan tempatya persis di depan Balai Kota ini lebih tepatnya di Skodam V Brawijaya. Saking semangatnya kesana ternyata kita terlalu pagi dan belum buka sodara-sodara hihiii, bisa sih masuk tapi stannya belum buka ya sama aja. Akhirnyaaa kita mutusin untuk ber-alay ria pepotoan di Alun-alun Balai Kota Malang, mumpung pada saat itu ada kunjungan anak TK lagi pepotoan juga :p. Yeayyy akhirnya punya foto juga disini deh. 

Balai Kota dan alun-alunnyaaa
Tamannya itu bagus sekali, rapi dan bersih. Ya memang sih saat kita kesana saja ada beberapa tukang kebunnya sedang beberes tanaman disana, ya pastinya jadi bagus dan indah. Apalagi suasana Malang yang sejuk kemudian dikelilingi pepohonan yang rindang jadi adem deh main disini. Kalau malam juga diramaikan dengan lampu-lampu hias yang indah. Iya saya agak norak pemirsa, soalnya belum ada di tempat rantau saya :D, harap maklum yaaaa....

yeayyy so cool...

hai haiiii

say cheers....


pengen naik iniiiii....
Kemudian saat lagi asyik pepotoan, mata kita menangkap sebuah bis yang bertuliskan Malang City Tour. Karena belum pernah dengar ini apa, mungkin baru atau mungkin bundonya Kynan ini sudah tidak update dengan semaraknya Malang,, jadi terbenggong dan antusias banget mau naik. Kita kiranya mungkin kayak bis tour daerah Malang gitu, ya walau kita sudah hapal sampai tutup mata daerah malang,tapi kan pasti beda sensasinya ya kalau naik Bis Tour kayak gini. Beruntunglah si ayah mengerti dan tidak tahan rengekan istrinya, akhirnya beliau menanyakan pada sopir bis itu. Ternyata anak-anak SMA sekitar situ juga mau ikutan naik dan gurunya juga lagi tanya-tanya seperti si ayah. Ternyata ohh ternyata.... Bisnya memang untuk Tour tapi hanya hari minggu saja. Kalau hari-hari biasa seperti ini, bis hanya untuk tour tamu-tamu hotel,kayak disewa hotel gitu maksudnya. Jadi untuk wisatawan yang biasanya ambil paket wisata gitu deh. Yaaa si bapak sopir, kita kan juga wisatawan dari Gorontalo hihhhi. Yang mau jalan-jalan ke Malang mungkin bisa nyobain naik ini yaa, tapi silahkan browsing dulu untuk informasinya karena saya juga masih gagal naik. :p
Dan kita lanjut deh pepotoan, 

Jangan tanya Kynan dimana yaaa hihhii


1..2...3...cetrek...thanks to timer :D
Demikian kunjungan tidak disengaja kami di Alun-alun Balai Kota Malang,, sampai bertemu lagi Malang, selalu tunggu aku untuk kembali padamu yaaaa :D.


Rabu, 10 Juni 2015

Donor Darah

Apa yang anda rasakan saat dapat mengalahkan rasa ketakutan dalam diri sendiri?? Pasti seneng, lega, dan bangga yaa *lebay 
Jadi...
Sudah tidak asing lagi sih sebenarnya dengan donor darah. Sudah tahu juga banyak banget manfaatnya, untuk diri sendiri maupun untuk orang lain yang sedang membutuhkan darah. Namun, yang namanya takut, ya takut. Tidak pernah sedikitpun saya dekat-dekat atau berniat akan donor darah, duhh jahat banget ga sih kalau kayak gini, dan alasannya takut bukan alasan medis lain semisal tidak memenuhi syarat pendonor. Ada juga saat-saat ingin mendonorkan darah namun lagi-lagi gagal karena alasan pertama takut whahhaaa.

Tetiba saja, teman kantor ada yang mendata pendaftaran donor darah dalam rangka ikut mendukung Bulan Bakti Karantina Pertanian dengan Peduli 1 ton darah untuk Kemanusiaan. Antara daftar dan tidak, saya memutuskan untuk daftar saja. menurut saya ini saatnya untuk melawan ketakutan itu. Setelah daftar baru deh saya membayangkan dan bertanya apa yang membuat saya takut sampai saat ini? Iya saya takut jarum yang untuk donor, kata teman-teman sih besar dan sakit. Hanya itu??karena belum pernah, jadi sementara hanya itu ketakutan saya. Tapi dalam sisi lain saya penasaran bagaimana rasanya darah kita keluar, bagaimana reaksi tubuh kita saat donor dan banyak hal. Sampai-sampai saya membayangkan bagaimana disaat saya atau keluarga ada yang membutuhkan darah ternyata tidak ada yang membantu, pasti sedih banget kan yaaa....

Dan saat ini tiba, setelah cek ricek, pemeriksaan Hb dan tekanan darah saya lolos untuk mendonorkan darah. Ada beberapa teman yang ingin mendonorkan darah juga namun tidak memenuhi syarat, seperti tekanan darahnya rendah, berat badan yang tidak masuk range sampai ada juga yang mengidap penyakit seperti asma, jantung tidak diperbolehkan. 



Honestly, banyak juga teman-teman yang baru pertama kali juga berdonor darah, serasa banyak teman cemasnya hehehe. Yang membuat khawatir lagi adalah, ada beberapa teman yang pertama kali juga berdonor darah dan saat donor mereka pusing dan hampir mau pingsan. Untunglah para petugas dari PMI Gorontalo dengan sigap menangani hal-hal semacam ini, tidak sampai pingsan sih tapi perlu istirahat sebentar. Saya tambah deg-degan, Akhirnya tiba giliran saya, dan.....Alhamdulillah saya lancar, sehat dan baik-baik saja. Hupff lega banget....



Ternyata tidak semengerikan dugaan saya. ternyata ketakutan saya terlalu berlebihan. Dan saat bisa melewatinya, jadi bertanya sama diri sendiri, gitu aja takut!!! hihiii....
Ada adegan yang bikin deg-degan, karena setelah dapat setengah kantong, darah saya tidak keluar. Sudah diputer-puter jarumnya tetap tidak keluar, kata mbaknya darah saya terlalu kental keungkinan kurang minum huhuuu. Setelah diberikan trik dengan gerakan meremas-remas pada jari tangan akhirnya darah saya kembali keluar dan bisa penuh deh kantong darahnya. Alhamdulillah, semoga bermanfaat untuk orang lain, aminnn.

yeayyy...its done!!

Ini syarat-syarat donor darah, saya copas dari Wikipedia :
  • calon donor harus berusia 17-60 tahun,
  • berat badan minimal 45 kg
  • kadar hemoglobin >12,5 gr%
  • tekanan darah 100-160 (sistol) dan 70-100 (diastol).
  • temperatur tubuh antara 36,6-37,5 derajat Celcius
  • tidak mengalami gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  • denyut nadi antara 50-100 kali/menit
  • kadar hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • tidak pernah menyumbangkan darah dalam jangka waktu 3 bulan sebelumnya
  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh pernah atau sedang menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui

Yang perlu diperhatikan saat akan donor darah adalah sudah sarapan, ya takutnya nanti pusing-pusing kan yaa, apalagi untuk pendonor darah pertama.
Oh ya apa rasanya setelah mendonorkan darah?? Untuk saya yang baru pertama kali, saya merasa ringan dan ngantuk, pokoknya pengen istirahat, tidur apalagi gorontalo sedang musim hujan hihihhi. Oke temans yuk donor darah, sungguh ini sangat menyenangkan :D
Untuk teman-teman Karantina seluruh Indonesia semangat yaaa, semoga 1 ton darahnya tercapai dan berguna bagi yang lainnya aminn.

"Share blood, share life..... "    -PMI-



Rabu, 20 Mei 2015

I'm in (lagi....)

 Bahagia itu "Pilihan"

Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari... Memanggil taksi, dan naik...
"assalaamu alaykum Pak..."katanya menyapa sang sopir taksi terlebih dulu...
"Pagi yang cerah bukan?" sambungnya sambil tersenyum... 

Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dgn senang hati
Ia melajukan taksinya...
Sesampainya ditempat tujuan.. 

Pemuda itu membayar dengan selembar 20ribuan, untuk argo yang hampir 15 ribu...
"Kembaliannya buat bapak saja...selamat bekerja Pak.." kata pemuda dengan senyum...
"Terima kasih..." jawab Pak sopir taksi dgn penuh syukur...

"Wah.. aku bisa sarapan dulu nih..." Pikir sopir taksi itu...
Dan ia pun menuju kesebuah warung.

"Biasa Pak?" tanya si mbok warung.
"Iya biasa.. Nasi sayur...Tapi.. Pagi ini tambahkan sepotong ayam "..jawab Pak sopir dgn tersenyum

Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah 
"Buat jajan anaknya si mbok... " begitu katanya.
Dgn tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dgn senyum lebih lebar
Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini...  Dan diberikannya pada temannya yg tdk punya bekal.
Begitulah...cerita bisa berlanjut.. Bergulir... .spt bola salju...
Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu...
Begitu juga keluarga si mbok...
Teman2 si anak...

keluarga mereka...
Semua tertular kebahagiaan...

Kebahagiaan, spt juga kesusahan, bisa menular kpd siapa saja disekitar kita...
Kebahagiaan adalah sebuah pilihan...
Siapkah kita menularkan kebahagiaan hari ini??

Bisa menerima itu adalah berkah...
Tapi bisa memberi adalah anugerah....

Semoga sisa hidup kita selalu bahagia dan membuat org lain bahagia dgn keberadaan kita...
Semangat pagi Sahabat, ayo selalu berbagi, walaupun itu hanya sebuah senyum...
copas dari blognya mba Titi....

Suka sekali dengan cerita ini, mba Titi dapat dari temannya, sangat inspiratif yaaa...
Masih ingat beberapa waktu yang lalu,, yang sedang demam I'm In??? Udah banyak yang ikutan?? Ternyata ikutan lagi boleh loh asal, menebar kabahagiannya tetap jalan :)
Iya..yang bagi-bagi hadiah, dan setiap orang yang menerima hadiah harus juga menyebarkan kebahagiannya tersebut dengan menyebarkan hadiah pula sehingga rantai "memberi kebahagian" tetap terus sambung menyambung menjadi satu. Hadiahnya apa?? itu sepenuhnya terserah pemberi, karena kebahagian bukan hanya diukur dari besarnya hadiah tersebut bukan???

Dulu aku pernah ikutan, dan alhamdulillah sudah menyalurkan kebahagian pula kepada teman-teman yang mau dan menerima komitmen ini. Kemudian sampai pada postingan dari mba Titi, yang sungguh aku suka sekali. Akhirnya ikutan lagi dong...dan setelah menerima hadiah dari mba Titi aku pun insya allah akan menyebarkan kebahagian pula untuk 5 orang pertama yang mau berkomitmen sama. Menyebarkan Kebahagiaan.:)

Aku post kembali, pesan awalnya yang entah dari mana, karena rantai kebahagian ini memang sudah puanjang sekali :)

I’m participating in the Pay-it-Forward initiative. The first 5 people who comment on this status with “I’m in” will receive a surprise from me at some point in this calendar year – anything from a sweet dessert, a lovely CD, a ticket, a book or just absolutely any surprise I see fit! There will be no warning and it will happen when I find something that I believe would suit you and make you happy! These 5 people must make the same offer in their status (FB or Path or Twitter, etc.) and distribute their own joy. Simply copy this text onto your profile, (don’t share) so we can form a web of connection and kindness.
Let’s do more nice and loving things for each other in 2014, without any reason other than to make each other smile and show that we think of each other. Here’s to a more enjoyable, more friendly and love-filled year!

Yuk teman-teman yang mau bisa tinggalkan komen " I'm in" di kolom komentar, belum tahu juga sih hadiahnya apa hehehe. Semoga kita selalu bisa menyebarkan kebaikan dan kebahagian yaa amin.. 
Oh ya.. terima kasih mba Titi hadiahnya, sukaaaa sekali. Maaf ya baru bisa cerita dan posting I'm in lagi hihiii. Padahal sudah pernah dibuat mudik segala. Makasih yaaa :)


Tas rajut istimewah pakai cinta buatan mba Titi hiiihiii....